PT Semen Padang Gelar Wirid Ramadan, Ustaz Erwin: Dengan Bersyukur Bisa Terhindar dari Gratifikasi
Ayat ini, menurut Ustaz Erwin, menegaskan pentingnya menjaga keadilan dan tidak menggunakan kekuasaan untuk keuntungan pribadi. Praktik gratifikasi, yang melibatkan tujuan tersembunyi atau kepentingan pribadi, adalah tindakan yang sangat dilarang dalam Islam.
Ustaz Erwin juga mengaitkan pentingnya menjaga diri dari gratifikasi dengan momentum bulan Ramadan. Jika sanggup menahan diri dari makan dan minum di siang hari padahal itu halal, seharusnya juga mampu menahan diri dari hal-hal yang haram, termasuk gratifikasi. "Mari kita kaitkan dalam bulan Ramadan, kita sanggup menahan diri di siang hari, jangan rusak puasa kita dengan hal-hal yang haram," tegasnya.
Acara yang diikuti ratusan karyawan anak usaha SIG itu diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh karyawan PT Semen Padang untuk senantiasa menjaga integritas dan etika kerja, terutama dalam menghadapi godaan gratifikasi dan suap. Dengan mengedepankan nilai-nilai Islam dan sistem yang telah ada, PT Semen Padang berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang beretika dan berintegritas tinggi. (bi/rel/mel)
Baca juga: Nevi Zuairina: Transparansi dan Partisipasi Publik Jadi Kunci Hadapi Ancaman Krisis Energi Global
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Penyandang Disabilitas Usai Musrenbang RKPD 2027
- Kisah Buya Viral Ristawardi: Dari Karyawan Semen Padang ke Panggung Dakwah
- Wako Fadly Amran Berbuka Puasa Bersama Petugas Kebersihan dan Petugas LPS
- Santuni 1.000 Anak Yatim, Polda Sumbar Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustadz Adi Hidayat
- Wagub Vasko Ruseimy: Jaga Kelestarian Rumah Gadang





