Bupati Solok Tinjau Lokasi Banjir di Saniang Baka, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Cepat

Kamis, 27 November 2025, 17:05 WIB | Peristiwa | Kab. Solok
Bupati Solok Tinjau Lokasi Banjir di Saniang Baka, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan...
Wilayah terdampak banjir di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, mendapat perhatian langsung dari Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Pada Kamis (27/11/2025),. IST
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

SOLOK, binews.id -- Wilayah terdampak banjir di Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, mendapat perhatian langsung dari Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Pada Kamis (27/11/2025), ia meninjau lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengoordinasikan percepatan penanganan darurat di lapangan.

Banjir tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan air sungai meluap dan merendam sejumlah permukiman warga. Selain itu, lahan pertanian warga juga mengalami kerusakan akibat tingginya debit air yang tidak mampu ditampung oleh saluran irigasi.

Sejumlah akses jalan dilaporkan tertutup material lumpur sehingga menghambat mobilitas masyarakat. Di beberapa titik, kerusakan irigasi dan longsoran tebing turut memperparah kondisi di Nagari Saniang Baka.

Dalam kunjungannya, Bupati Jon Firman Pandu didampingi oleh BPBD Kabupaten Solok, Dinas PUPR, kepala OPD terkait, perangkat nagari, serta personel TNI--Polri. Ia berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Baca juga: Pastikan Pendidikan Inklusif Berjalan Optimal, Sekdaprov Sumbar Tinjau SLB Negeri 1 Payakumbuh

Bupati menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia telah menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan, membuka kembali akses yang tertutup, serta memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Solok telah mengaktifkan posko darurat dan mendirikan dapur umum bagi warga yang terdampak banjir. Tim kesehatan juga diturunkan ke lapangan untuk mengantisipasi potensi penyakit pascabanjir, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Dinas PUPR turut diminta mempercepat proses pembersihan jalan dan melakukan penanganan awal di area rawan longsor. Upaya ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dan jalur transportasi kembali normal.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau situasi dan menyiapkan langkah pemulihan lanjutan berupa perbaikan infrastruktur serta pendataan kerugian masyarakat. Hingga kini, petugas masih mengumpulkan data terkait jumlah rumah terdampak, kerusakan fasilitas umum, serta luas lahan pertanian yang terendam. (bi/rel/mel)

Baca juga: Wali Kota Padang Pastikan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Dadok Tunggul Hitam

IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: