Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas, PT Semen Padang Gelar Kampanye Safety Riding
PADANG, binews.id -- Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang menggelar kampanye Safety Riding bertema "Budayakan Keselamatan Berkendara dan Tertib Berlalu Lintas". Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Rabu (21/1/2026), ini diikuti puluhan karyawan Semen Padang Group serta sejumlah pelajar di Kota Padang.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kampanye Safety Riding merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional sekaligus wujud komitmen manajemen dalam memperluas penerapan nilai-nilai keselamatan.
Menurutnya, budaya K3 tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam aktivitas berkendara sehari-hari. "Keselamatan harus menjadi kesadaran bersama dan dijalankan secara konsisten, sehingga mampu melindungi karyawan, keluarga, dan masyarakat," ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sumatera Barat, Kompol Rosita Imelda Ifadi, serta Kepala Subbagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dwi Aprianto.
Baca juga: Dukung World Cleanup Day 2025, PT Semen Padang Gelar Selasa Bergoro di MTs Lubuk Kilangan
Ketua Panitia Kampanye Safety Riding PT Semen Padang, Jefri Antoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan insan perusahaan. Menurutnya, mobilitas merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari karyawan sehingga risiko kecelakaan perlu diantisipasi sejak dini.
"Kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, perusahaan, dan lingkungan kerja. Karena itu, Safety Riding harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan," kata Jefri.
Jefri juga mengajak seluruh peserta menjadi teladan dan duta keselamatan berkendara, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat. Menurutnya, perubahan perilaku yang konsisten menjadi indikator keberhasilan kampanye ini.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, memaparkan bahwa kondisi keselamatan lalu lintas di Sumatera Barat masih memprihatinkan. Ia menyebutkan, angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut berada pada peringkat lima terbesar secara nasional.
Baca juga: PT Semen Padang Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Dirut Pri Gustari Akbar Kobarkan Semangat Kebangkitan
"Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Di Sumbar, mayoritas korban berasal dari usia produktif, yakni 13 hingga 35 tahun," ujarnya.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- 600 Personel Gabungan Dikerahkan, Polresta Polresta Padang Petakan Titik Rawan Gangguan Ramadan
- Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Ini Pesan Dirlantas Polda Sumbar
- Tim Terpadu PETI Sumbar Mulai Bergerak Lakukan Pencegahan dan Penertiban Aktivitas Tambang Ilegal
- BK DPRD Sumbar Gelar Rapat Bahas Status Tersangka Benny Aswin Nasrun
- Wagub Sumbar Apresiasi Polres Pasaman, Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Berhasil Ditangkap




