Reses DPRD Sumbar, Evi Yandri Dengar Keluhan Warga Pauh soal Pascabencana

Jumat, 06 Februari 2026, 18:42 WIB | Politik | Kota Padang
Reses DPRD Sumbar, Evi Yandri Dengar Keluhan Warga Pauh soal Pascabencana
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, Jumat (6/2) sore di Huntara mandiri Kepalo Koto, Pauh. Ada lebih dari 200 masyarakat hadir. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Pasca terdampak bencana banjir bandang, warga Pauh, Kota Padang diantaranya Lambung Bukit, Batu busuk dan sekitarnya masih membutuhkan banyak hal untuk bisa kembali hidup normal. Diantaranya seperti perbaikan irigasi, aliran sungai, perbaikan/pembangunan jalan, jembatan, sawah dan ladang. Termasuk pula terkait hunian tetap (huntap).

Hal terkait penanggulangan pasca bencana tersebut mewarnai sebagian besar aspirasi masyarakat yang disampaikan pada Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, Jumat (6/2) sore di Huntara mandiri Kepalo Koto, Pauh. Ada lebih dari 200 masyarakat hadir.

Pertemuan dengan masyarakat tersebut merupakan kegiatan masa reses DPRD Sumbar. Evi Yandri membawa serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk ikut memastikan aspirasi masyarakat tersebut tersampaikan.

"Anak-anak pergi ke sekolah terpaksa jalan menyeberangi batang sungai, Pak. Dulu ada jembatan, tapi sudah hilang terbawa banjir bandang. Kalau belum bisa jembatan seperti dulu, tolong buat jembatan darurat dulu, biar mudah anak anak ke sekolah," ujar salah seorang warga Batu Busuk.

Kalau tidak menyeberangi sungai, anak-anak terpaksa memutar jalan yang cukup jauh untuk sampai ke sekolah. ada juga jalan yang hilang, yang merupakan akses ke banyak sekolah, seperti SMA 9, SMP 14, SMP 23, SMP 44.

Evi Yandri mengatakan jembatan permanen akan dibangun namun tentu butuh waktu.

"Akan kita usahakan secepatnya dibuat jembatan darurat dulu. Setidaknya bisa dilalui jalan kaki atau motor," kata Evi Yandri.

Untuk jalan dipastikan akan dibangun, jika tidak dari dana pemerintah pusat maka dana provinsi.

Sementara itu sejumlah masyarakat lainnya mempertanyakan bantuan untuk sawah yang terdampak banjir.

Membantu Evi Yandri menjelaskan, perwakilan dari Dinas Pertanian yang hadir dalam reses tersebut mengatakan pemerintah telah menyediakan bantuan untuk sawah yang terdampak. Data Pauh sudah masuk verifikasi bantuan.

Bantuannya ada empat kategori, yakni rusak ringan, sedang, berat dan hilang atau hanyut.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: