Perkuat Wawasan Kebangsaan, Nevi Zuairina Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Pasaman

Rabu, 11 Februari 2026, 09:47 WIB | Politik | Kab. Pasaman Barat
Perkuat Wawasan Kebangsaan, Nevi Zuairina Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Pasaman
Nevi Zuairina kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan kebangsaan melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. IST
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PASAMAN BARAT, binews.id -- Nevi Zuairina kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan kebangsaan melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Alam Ainur Rahmah dan dihadiri masyarakat umum, para guru, serta kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Kabupaten Pasaman Barat.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, dengan peserta yang aktif mengikuti setiap sesi pemaparan materi.

Dalam penyampaiannya, Nevi Zuairina menegaskan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan bangsa.

Menurutnya, keempat pilar tersebut bukan sekadar konsep normatif, melainkan fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ia menjelaskan, Pancasila sebagai dasar negara menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun bernegara. Sementara UUD 1945 menjadi landasan hukum yang mengatur sistem ketatanegaraan dan menjamin hak serta kewajiban warga negara.

Lebih lanjut, Nevi menekankan bahwa NKRI adalah bentuk final negara yang harus dijaga bersama. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat yang menyatukan seluruh elemen bangsa.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Diskusi interaktif pun berlangsung dinamis, terutama terkait bagaimana penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam lingkungan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.

Guru-guru yang hadir menyampaikan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis nilai kebangsaan di sekolah. Mereka menilai, pemahaman terhadap Empat Pilar harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat.

Kader PKS dan masyarakat umum juga turut memberikan pandangan mengenai tantangan kebangsaan di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Berbagai masukan tersebut memperkaya diskusi dan mempertegas pentingnya kolaborasi semua pihak.

Nevi Zuairina menegaskan bahwa peningkatan kesadaran atas Empat Pilar Kebangsaan sangat vital bagi keberlangsungan bangsa dan negara. Menurutnya, tantangan globalisasi dan dinamika sosial saat ini menuntut masyarakat untuk semakin kokoh dalam memegang nilai-nilai dasar kebangsaan.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan Pasaman Barat dapat tumbuh menjadi daerah yang lebih maju, harmonis, dan berkeadaban, sejalan dengan cita-cita besar bangsa Indonesia. (bi/rel/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: