Permudah Warga Tukar Uang Jelang Lebaran, BI Sumbar Gelar SERAMBI 2026

Kamis, 19 Februari 2026, 12:05 WIB | Ekonomi | Kota Padang
Permudah Warga Tukar Uang Jelang Lebaran, BI Sumbar Gelar SERAMBI 2026
Peluncuran SERAMBI 2026 digelar di Gedung Memorabilia BI Muaro dan dipimpin oleh Kepala Perwakilan BI Sumbar M. Abdul Majid Ikram, dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan serta pimpinan perbankan se-Sumatera Barat. MELBA
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id --Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat resmi membuka program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Padang, Kamis (19/2). Program tahunan ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar bagi masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Peluncuran SERAMBI 2026 digelar di Gedung Memorabilia BI Muaro dan dipimpin oleh Kepala Perwakilan BI Sumbar M. Abdul Majid Ikram, dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan serta pimpinan perbankan se-Sumatera Barat. Kick off ini menandai dimulainya rangkaian layanan penukaran uang di seluruh wilayah provinsi.

Dikatakan M. Abdul Majid Ikram, SERAMBI 2026 mengusung tiga fokus utama, yakni penyediaan uang layak edar dalam jumlah cukup dan berkualitas, kampanye bangga menggunakan uang layak edar dengan pesan "uang tidak harus baru, yang penting nominalnya", serta edukasi 3D dan 5J agar masyarakat merawat uang Rupiah dengan baik.

"Selain itu, BI Sumbar juga mendorong pemanfaatan aplikasi PINTAR sebagai satu-satunya sarana resmi pemesanan layanan penukaran Rupiah. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi antrean panjang di lokasi penukaran serta meminimalkan praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini, BI Sumbar menyiapkan alokasi uang sebesar Rp2,849 triliun, meningkat 8,29 persen dibanding tahun 2025 sebesar Rp2,63 triliun. Peningkatan alokasi ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala bi sumbar saat penukaran uang di acara serambi 2026.
Kepala BI Sumbar saat penukaran uang di acara SERAMBI 2026.

"Dari total alokasi tersebut, Rp2,570 triliun disalurkan melalui perbankan, sementara Rp278 miliar dialokasikan khusus untuk layanan penukaran. Skema ini disiapkan agar distribusi uang tunai lebih merata dan mudah dijangkau masyarakat di berbagai daerah," ujarnya.

Sejumlah titik layanan penukaran disiapkan di lokasi-lokasi strategis seperti BI Muaro, masjid-masjid di Kota Padang, Masjid Raya Sumbar, serta pasar tradisional di berbagai kabupaten/kota. Penentuan lokasi ini untuk menjawab keluhan masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan penukaran resmi.

Selain layanan BI, kolaborasi dengan perbankan dilakukan di 19 kabupaten/kota melalui 100 titik cabang dengan total 415 kali kegiatan penukaran. Perluasan jaringan layanan ini diharapkan mampu menekan kepadatan antrean sekaligus mendekatkan akses penukaran kepada masyarakat.

"Seluruh layanan penukaran Rupiah diwajibkan melalui aplikasi PINTAR. BI Sumbar memprioritaskan penukaran uang pecahan besar ke pecahan kecil, sementara layanan penukaran uang rusak, cacat, dan uang yang dicabut dari peredaran ditutup sementara selama periode Ramadhan dan Idul Fitri," tambah M. Abdul Majid Ikram.

Melalui SERAMBI 2026, BI Sumbar berupaya menjawab persoalan klasik jelang hari raya, mulai dari kelangkaan uang pecahan kecil hingga praktik penukaran tidak resmi. "Program ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang tertib, aman, serta memastikan ketersediaan Rupiah layak edar bagi masyarakat Sumatera Barat hingga Idul Fitri," M. Abdul Majid Ikram. (bi/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: