6.000 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Wabup Solok Turun Langsung Gerakkan Goro Irigasi

Senin, 09 Maret 2026, 11:31 WIB | Ragam | Kab. Solok
6.000 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Wabup Solok Turun Langsung Gerakkan Goro...
Wakil Bupati Solok, H. Candra di Ruang Rapat Wakil Bupati Solok, Jumat (06/03/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

SOLOK, binews.id -- Pemerintah Kabupaten Solok terus berupaya memastikan kelancaran aliran irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Gotong Royong (Goro) Irigasi yang dipimpin Wakil Bupati Solok, H. Candra di Ruang Rapat Wakil Bupati Solok, Jumat (06/03/2026).

Rapat tersebut secara khusus membahas langkah teknis penanganan dan pembersihan Kapalo Banda Manca di wilayah Koto Gaek Guguak yang menjadi sumber utama pengairan bagi sejumlah nagari di Kecamatan Gunung Talang.

Wakil Bupati, Candra menegaskan pentingnya percepatan penanganan irigasi tersebut mengingat perannya yang sangat vital bagi masyarakat, khususnya para petani.

"Permasalahan irigasi Banda Gadang Manca ini harus segera kita tangani secara bersama-sama. Kita akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk melihat kemungkinan penggunaan alat berat serta perbaikan pada bagian dinding atau rangka besi agar dapat segera difungsikan kembali sebelum pertengahan bulan ini," ujar Wabup.

Baca juga: Wabup Solok Hadiri Halal Bihalal Suku Koto, Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pihak terkait harus bekerja secara simultan dan terkoordinasi agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan utama telah siap sebelum tanggal 17 Maret 2026.

Selain itu, Wabup Candra meminta para camat dan wali nagari di wilayah terdampak untuk mengatur teknis pelaksanaan gotong royong bersama masyarakat.

"Untuk teknis pelaksanaan di lapangan, saya minta Pak Camat bersama lima Wali Nagari yang wilayahnya dialiri irigasi ini agar mengatur jadwal gotong royong bersama masyarakat, khususnya para petani yang memanfaatkan aliran irigasi tersebut," tegasnya.

Adapun lima nagari yang menerima aliran irigasi Banda Gadang Manca tersebut yakni Nagari Koto Gaek Guguak, Koto Gadang Guguak, Jawi-Jawi, Talang dan Cupak.

Baca juga: Wabup Solok Candra Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Nagari Talang

"Persoalan ini sangat mendesak karena menyangkut kebutuhan hidup masyarakat, baik untuk pertanian maupun kebutuhan rumah tangga. Oleh sebab itu, penanganannya harus menjadi prioritas bersama," ungkapnya.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: