Wabup Sabar AS Komentar Soal Tutupnya Taman Bunga Puncak Tonang
Kita sama-sama tahu bahwa kawasan ini merupakan primadona pertama yang di Pasaman. Sangat disayangkan apabila potensi wisata tutup untuk pengunjung apalagi beralih fungsi menjadi kawasan perkebunan sayur-sayuran. Setelah kawasan ini menjadi kawasan perhutanan sosial makan lebih rinci dan teknis akan diatur regulasi untuk pemanfaatan kawasan wisata yang maju dan representatif.
Untuk menunjang UMKM dan ekraf di Pasaman umumnya dan Lubuk Sikaping khususnya. Apabila taman Bunga tutup akan berdampak kepada objek lainya yang disana. Oleh sebab itu, kepada pengelola selalu bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mencarikan solusi terbaik agar keberlangsungan operasional Taman Bunga Puncak Tonang bisa berjalan dengan baik.
Termasuk pungli yang dikeluhkan pengelola Taman Bunga Puncak Tonang tersebut, harus ditertibkan."Pungli tersebut wajib ditertibkan. Tidak boleh ada pungli dimanapun," tegas Sabar AS
Ia meminta peran Nagari segera meninjau ke lapangan dan menertibkan pungli yang dikeluhkan tersebut. "Wali Nagari saya minta turun dan tertibkan pungli tersebut," katanya. (Fajri)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Sahur Bersama Warga, Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Pasaman
- Safari Ramadhan di Ujung Gading, Wagub Vasko Menyebut Safari Ramadan Momentum Mempererat Silaturahmi
- Berkah Ramadhan, KAI Divre II Sumbar Salurkan TJSL Rp250 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Mursydin Pasaman
- Sekdaprov Sumbar Serahkan Miliaran Rupiah untuk Panti dan Masjid di Pasaman Barat
- Safari Ramadan di Pasaman, Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Rp25 Juta dan Paparkan Program Strategis Sumbar






