Ketua DPRD Sumbar Supardi Sangat Prihatinkan Saat Kunjungi Rumah Tan Malaka: Tak Terawat

LIMA PULUH KOTA, binews.id -- Kondisi rumah tinggal tokoh revolusioner Indonesia Tan Malaka memprihatinkan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar ) Supardi meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota untuk lebih memperhatikan cagar budaya tersebut.
Hal itu disampaikan Supardi saat berkunjung ke Rumah Tan Malaka yang Kamis (20/7).
Supardi mengungkapkan rumah bersejarah itu sangat memprihatinkan dan tidak terawat, beberapa struktur bangunan mengalami kelapukan. Pada lantai saat memasuki ruangan tidak bisa menampung bobot berat, jika dipaksakan maka bisa roboh. Begitupun benda-benda peninggalan yang berada dalam interior rumah yang sudah berdebu dan tidak terawat.
"Ini sangat memprihatinkan, kita minta Pemkab serius dalam mengelola cagar budaya ini," katanya.
Baca juga: Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
Rumah Tan Malaka berada di Pandam Gadang Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Limapuluh Kota. Jika ditempuh menggunakan kendaraan roda empat dari Kota Payakumbuh, akan memakan waktu perjalanan sekitar 2 jam. Sesampai di lokasi terlihat plang berwarna hijau yang bertuliskan Rumah dan Pustaka Tan Malaka yang menunjuk ke arah rumah gadang.
Rumah gadang berwarna merah dengan lima gonjong itu merupakan rumah kelahiran Tan Malaka yang ditetapkan sebagai cagar budaya pada 21 Februari 2008. Berjarak sekitar 500 meter di depan rumah, terlihat tiga kuburan.
Di nisan kuburan itu tertulis nama Ibrahim Datuk Tan Malaka, Rangkaya Sinan, ibu Tan Malaka dan Rasad Caniago, ayah Tan Malaka.
Diketahui, makam bertuliskan Tan Malaka hanya sebagai simbol saja. Sebab, makam yang asli berada di Kediri, Jawa Timur.
Baca juga: Perumdam Air Minum Tirta Serambi Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2024
Sementara itu, berjarak 200 meter sebelah kiri dari kuburan terdapat sebuah patung setengah badan Tan Malaka. Jika ingin masuk ke dalam rumah, bisa menemui ahli waris untuk ditemani.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Hadiri Peringatan Peristiwa Situjuh, Wakil Ketua DPRD Sumbar Minta Masyarakat Jangan Lupakan Sejarah
- Peristiwa Situjuh Bukti Jiwa Patriot Masyarakat Sumbar, Ketua DPRD Supardi: Akan Terus Dikenang dan Ditularkan ke Generasi
- Ketua DPRD Supardi Resmikan Jalan Pemukiman dan Jalan Usaha Tani di Nagari Tujuah Koto Talago
- Masyarakat Nagari Labuah Gunuang Kadukan Saluran Irigasi Rusak Kepada Ketua DPRD Sumbar
- Semarakkan Kegiatan Mancing Ikan Bersama Warga, Anggota DPR Nevi Zuairina Gelar Pelepasan Ikan di Sungai