Menteri Desa PDTT Lepas 7.488 Mahasiswa UNP untuk KKN di Kampung Halaman

Selasa, 23 Juni 2020, 20:22 WIB | Pendidikan | Provinsi Sumatera Barat
Menteri Desa PDTT Lepas 7.488 Mahasiswa UNP untuk KKN di Kampung Halaman
Acara pelepasan yang diikuti oleh Gubernur Sumatera Barat Prof. DR. H. Irwan Prayitno Psi. M.Sc. Rektor UNP Prof. Drs. Ganefri, M.Pd., Ph.D. Sekjen Kementerian Desa PDTT dan Civitas Akademi UNP, Selasa (23/6/2020)
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd. melepas 7.488 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mensosialisasikan dan edukasi terkait Covid-19 dan juga bagaimana ikut serta memajukan pembangunan desa melalui video conference (Vidcon).

Pada acara pelepasan tersebut diikuti oleh Gubernur Sumatera Barat Prof. DR. H. Irwan Prayitno Psi. M.Sc. Rektor UNP Prof. Drs. Ganefri, M.Pd., Ph.D. Sekjen Kementerian Desa PDTT dan Civitas Akademi UNP, Selasa (23/6/2020).

Gubernur Sumbar memberikan apresiasi dan mengucapkan selamat pada 7.488 mahasiswa UNP untuk melaksanakan KKN di daerahnya masing-masing, dimasa pandemi covid 19 dengan lokus sebanyak 173 kabupaten/kota tersebar di Indonesia. Hal ini dengan tujuan agar memudahkan mahasiswa dalam menjalankan KKN dikampung halaman sendiri dan ikut serta mensosialisasikan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Berikan pengabdian terbaik untuk kampung halaman, tunjukan bahwa anda mampu memajukan pembangunan desa baik dalam sisi teknologi informasi juga dalam bentuk kegiatah sosial kemasyarakatan. Tetap jaga protokol kesehatan, pakai masker, anjurkan masyarakat di sana untuk patuih protokol kesehatan," pesan Irwan Prayitno.

Baca juga: Pemko Bukittinggi Akan Gelar Pasar Murah di Lapangan Kantin

Gubernur Sumbar menjelaskan, program KKN sempat terhenti selama 20 tahun, kemudian mulai dibuka kembali pelaksanaannya pada angkatan 2017. Peserta yang akan menjalankan KKN akan dilakukan penyebaran berbasis pada tempat tinggal masing-masing mahasiswa yang tersebar kabupaten kota di Provinsi Sumatra Barat.

"Harapan saya para mahasiswa bisa memberikan edukasi kepada masyarakat terkait antisipasi penyebaran wabah Covid-19," ucapnya.

Hal ini dengan tujuan agar tidak memberatkan mahasiswa dalam menjalankan KKN melihat kondisi pandemi covid-19 saat ini. Dari sejumlah mahasiswa yang akan mengikuti KKN tersebut, terdapat 1 orang mahasiswa yang akan mengikuti KKN di negara tetangga, yakni Malaysia.

"Ini merupakan gebrakan baru bagi UNP, kami apresiasi dengan program ini. Selain mahasiswa sangat mengenal kampungnya, mereka juga bisa memberikan edukasi terhadap bahaya wabah penyebaran virus corona," ungkapnya.

Baca juga: Kembali Mutasi Bergulir di Lingkungan Pemko Bukittinggi,64 Pejabat Dilantik Wako Erman Safar

Masih banyak masyarakat belum sadar akan bahayanya Covid-19. Jadikan KKN UNP ini menjadi contoh bagi Universitas lainnya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: