Tekanan Global Meningkat, OJK Tegaskan Stabilitas Keuangan Nasional Tetap Aman
Aktivitas perdagangan saham mengalami moderasi, dengan pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati. Investor asing juga mencatatkan aksi jual bersih yang cukup besar, terutama melalui transaksi negosiasi pada saham tertentu.
Di pasar obligasi, kinerja juga mengalami tekanan dengan kenaikan imbal hasil akibat meningkatnya persepsi risiko global. Meski demikian, investor domestik masih menunjukkan minat terhadap instrumen obligasi korporasi.
Industri pengelolaan investasi relatif stabil meskipun mengalami penurunan moderat. Nilai aset kelolaan dan reksa dana tetap menunjukkan pertumbuhan secara tahunan, didukung oleh aliran dana masuk dari investor.
Di sektor perbankan, intermediasi tetap tumbuh positif dengan risiko yang terjaga. Pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga menunjukkan kinerja yang solid, didukung oleh likuiditas yang memadai serta permodalan yang kuat.
Secara keseluruhan, sistem keuangan Indonesia tetap berada dalam kondisi stabil. Optimisme terhadap kinerja ke depan masih terjaga, didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang kuat serta kebijakan yang responsif terhadap dinamika global. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Soroti Dampak Konflik Global terhadap Industri Plastik Nasional
- Nevi Zuairina Dorong Transformasi ID FOOD: Perkuat Produksi Dalam Negeri, Distribusi Nasional, dan Dukungan ke Koperasi Desa
- Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik Besok
- Dukung Layanan Konektivitas, PLN Icon Plus Lakukan Pemeliharaan Jaringan Fiber Optik di Kota Padang
- BEI dan KSEI Terbitkan Informasi Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1%






