Salah Samek #1 : Penyebaran dan Penyakit

*Oleh : Hendra J Kede

Selasa, 14 April 2020 | Opini
Salah Samek #1 : Penyebaran dan Penyakit
Oleh : Hendra J Kede - Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI
IKLAN GUBERNUR

Sebuah lokal wisdom Minangkabau yang sering dipakai masyarakat Sumatera Barat : Salah Samek

Kancing baju nomor urut 3 dari atas namum dipasangkan dengan lobang kancing baju nomor urut 2 atau 4 dari atas : Salah Samek

Berangkat sholat ke masjid namun pakai baju ke pesta lengkap dengan dandanannya : Salah Samek

Membicarakan tanah pusako tinggi namun memakai hukum positif negara : Salah Samek

Menjenguk orang sakit diabetes namun membawa buah tangan yang kaya kandungan gula : Salah Samek

Virus Corona ditetapkan sebagai Pandemi namun ditangani dengan tata cara penanganan Endemi apalagi dengan tata cara penanganan Wabah : Salah Samek

Penyebaran Virus Corona ditetapkan sebagai Darurat namun ditangani dengan cara-cara tidak darurat : Salah Samek

Darurat itu harusnya dijalankan dengan perintah dan larangan namun jika dijalankan dengan dominan himbauan : Salah Samek

Virus Corona itu yang paling berbahaya penyebarannya baru penyakitnya namun jika fokus utama penanganan tentang penyakit dan menomorduakan penyebaran : Salah Samek

Salah Samek akan membawa tidak salamek (baca : tidak selamat)

Bahaya terbesar Virus Corona : Penyebaran tak terkedali

Halaman:

*Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI

Marhaban ya Ramadhan 2025
Bagikan:
Ketua KI Sumbar, Musfi Yandra

Standar Layanan Informasi Publik

Opini - 26 Februari 2025

Oleh: Musfi Yendra

Musfi Yendra - Ketua Komisi Informasi Sumba

Keterbukaan Informasi Publik Nagari

Opini - 07 Januari 2025

Oleh: Musfi Yendra

Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui GAME-PAQ

Opini - 18 November 2024

Oleh: Misdawati, S.Pd, M.Pd

Musfi Yendra - Ketua Komisi Informasi Sumba