Anak Yatim Butuh Bantuan, Owner Advertising Nasrul: Insyaa Allah Saya Bantu

PADANG, binews.id -- Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih terus berinovasi dalam menyalurkan santunan pada anak yatim. Dalam 2 pekan terakhir, program rutin setiap Jumat yang dikelola Yayasan Berkah Amal Salih ini tidak lagi sekadar menyalurkan santunan saja. Mereka juga mendapatkan bekal hidup (life skill) dari tokoh masyarakat, praktisi atau pelaku usaha.
Tingginya curah hujan tinggi tidak menghalangi para generasi muda penerus bangsa dan benteng agama ini untuk mendengarkan kisah inspiratif pada, JBB Amal Salih, Jumat (30/9/2022).
Memang, pada JBB Amal Salih kali ini, sengaja menghadirkan Usahawan muda, Nasrul. Sebagaimana diketahui Owner NJ Advertising ini adalah pelaku usaha yang melangkah dari nol. Tapi saat ini, telah memiliki aset miliar rupiah di tiga lokasi tempat usaha. Juga telah memperkerjakan puluhan orang.
Nasrul berkisah, kehadirannya ke Kota Padang dengan tekad untuk merubah nasib. Demi menggapai asa, Nasrul mendaftar ke SMK Dhuafa yang merupakan salah satu sekolah gratis di Kota Padang.
Baca juga: Pemko Padang Sinkronkan Program Smart City Menuju Kota Pintar
"Sambil sekolah, saya juga juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Beruntung saya bekerja di rumah salah seorang dokter. Alhamdulillah, saya bisa kuliah politeknik," ujarnya mengenang masa lalu.
Kisah Nasrul mendapat perhatian serius oleh anak yatim penerima santunan. Apalagi, mereka yang dihadirkan kali adalah yang telah menempuh pendidikan SMA dan sederajat.
Nasrul juga menceritakan perih getir awal membuka usaha. "Awal memulai usaha, saya menjual pulsa. Jika terjual, maka saya belikan mie instan. Itu harus dipotong untuk siang dan malam," ujarnya.
Dalam kondisi tersebut, Nasrul tak patah arang. Berbekal ilmu yang dimiliki dia mencoba merubah nasib. Dengan menyewa sebuah tempat, dia memulai usaha percetakan dan pembuatan stempel.
Baca juga: Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Serahkan Piagam Penghargaan kepada OPD Pemkab Solok
"Tempat yang saya sewa terletak di Mata Air. Tidak ada kamar kecil, hanya menampung sebuah meja. Malam hari, saya gunakan untuk tidur. Untuk mandi dan buang air, saya harus ke SPBU atau masjid," ujar Nasrul yang saat ini telah punya aset miliaran rupiah.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Sumbar Gelar Halalbihalal untuk Pererat Silaturahmi Pasca-Idulfitri
- Rindu di Ujung Shift: Ketulusan Karyawan PT Semen Padang Bertugas di Hari Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Salurkan Program TJSL di Tiga Lokasi Senilai Rp85,56 Juta
- Kolaborasi Strategis PLN Grup Riau dan PLN Icon Plus Sukseskan Bazar Ramadan
- Festival Qasidah Rebana Kota Padang Resmi Berakhir, Majelis Taklim Mata Air Raih Juara Pertama