Rangkaian Perayaan Imlek Kembali Meriah di Kota Padang

Jumat, 13 Januari 2023, 13:31 WIB | Ragam | Kota Padang
Rangkaian Perayaan Imlek Kembali Meriah di Kota Padang
Mengangkat tema "Kita Semua Satu". Rangkaian perayaan dimulai dengan pembukaan Festival Pasar Malam Imlek, Rabu (11/1/2023) dan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh pada tanggal 5 Februari mendatang. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Setelah 3 tahun berselang perayaan Imlek tidak diperingati akibat pandemi Covid-19, akhirnya pada tahun 2023 ini Kelenteng See Hien Kiong yang berlokasi di Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, kini dapat kembali menghelat rangkaian kegiatan Imlek seperti biasa.

Mengangkat tema "Kita Semua Satu". Rangkaian perayaan dimulai dengan pembukaan Festival Pasar Malam Imlek, Rabu (11/1/2023) dan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh pada tanggal 5 Februari mendatang.

Dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, pembukaan rangkaian perayaan Imlek ke 2547 itu berlangsung meriah dengan atraksi Barongsai, Singa Peking, beragam tarian Mandarin dan Minangkabau, Pertunjukan Tambur dan juga Wushu yang disaksikan ribuan masyarakat Kota Padang.

Sementara di Festival Pasar Malam yang berjejer disepanjang jalan Klenteng, beragam sajian kuliner, kerajinan khas etnik Tionghoa, peralatan-peralatan sembahyang, hingga berbagai bahan pokok dengan harga murah menyuguhkan daya tarik wisata belanja yang tak kalah menarik.

Baca juga: Pergantian Kepemimpinan, Wagub Audy Apresiasi Kerja Sama dan Harapkan Kemajuan Sumbar

"Inilah bukti keberagaman di Sumatera Barat tak perlu diragukan lagi. Kita tinggal dengan berbagai suku, ras, agama, dan kita sangat menghargai dan menghormati itu. Jadi kita miris dan heran ketika mendengar bahwa Sumbar masuk nominasi Provinsi inteloleran. Padahal kita semua berteman, bersahabat." ujar Wagub Audy.

Budaya dan etnis Tionghoa diakui telah menjadi bagian dari sejarah Kota Padang, maupun Sumatera Barat. Salah satunya dengan keberadaan pecinan berdamping kota tua yang memberikan pesona tersendiri di kawasan Pondok, Padang Barat, jauh sebelum kemerdekaan NKRI. Demikian pula dengan kawasan Pondok yang khas dengan bangunan-bangunan tua bergaya arsitektur kolonial telah menjadi saksi sejarah sebagai pusat perputaran ekonomi Kota Padang kala itu.

Di era sekarang, keunikan arsitektur dan penataan kota tua dengan nuansa modern, juga tidak dapat dipungkiri telah menjadi tren bagi daya tarik kepariwisataan.

Oleh karena itu pada kesempatan tersebut, Wagub Audy menyampaikan gagasan untuk kembali membenahi kota tua dan kampung pondok agar dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. Upaya ini tentunya juga akan berdampak kembali pada peningkatan perekonomian masyarakat di Sumatera Barat, tak terkecuali etnis Tionghoa.

Baca juga: Kwarda Sumbar Nilai Kwarcab Padang Sudah Jadi Contoh Gerakan Pramuka Indonesia

"Mari kita mulai bersama-sama dengan Walikota Padang dan Dinas Pariwisata untuk membenahi kota tua ini." ujarnya lagi.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: