Kinerja Sektor Jasa Keuangan di Sumatera Barat Juli 2023 Stabil dan Positif
Fintech lending masih terus menunjukan pertumbuhan yang positif, pada Juli 2023 fintech lending di Sumatera Barat dengan outstanding sebesar Rp737 miliar atau tumbuh 48,80 persen (yoy). Risiko pinjaman masih terjaga dengan rasio TWP90 sebesar 2,32 persen.
Selanjutnya, aset Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Sumatera Barat mengalami pertumbuhan sebesar 3,24 persen (yoy) menjadi sebesar Rp6,98 miliar dengan penyaluran pembiayaan meningkat 4,72 persen (yoy) menjadi sebesar Rp2,77 miliar.
Pada Januari sampai dengan Juli 2023, KOJK Sumbar telah menyelenggarakan 21 kegiatan edukasi dengan sasaran peserta meliputi masyarakat umum, pelajar, pelaku UMKM, penyandang disabilitas serta perempuan dan Ibu Rumah Tangga. Kegiatan edukasi tersebut dilakukan dengan target meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas OJK, produk dan layanan industri jasa keuangan, serta waspada investasi ilegal.
Baca juga: Gubernur Mahyeldi Hadiri Halalbihalal IKA UNAND
"Di bidang pelindungan konsumen, dari Januari sampai dengan Juli 2023, pada Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) tercatat sebanyak 1.776 layanan masyarakat yang berdomisili di Sumatera Barat. Layanan tersebut terdiri dari 160 pengaduan, 227 pemberian informasi dan 1.389 pertanyaan. Dari layanan yang masuk, mayoritas sebanyak 757 layanan terkait dengan entitas yang tidak diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, di antaranya pertanyaan mengenai pinjaman online ilegal serta penawaran investasi ilegal," ungkapnya.(bi/mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wagub Vasko Menerima Penghargaan Dalam Ajang Parlemen Jurnalis Awards 2026
- PT Semen Padang Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Warga Koto Lua, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Perusahaan
- Harapan Baru dari Limau Manis: Mulyadi Terima Kunci Rumah Usai 15 Tahun Tinggal di Pondok Sawah
- Perkuat Struktur Organisasi, Rektor Lantik Sejumlah Pimpinan Baru UNP
- Tekan Pengangguran, Padang Buka Peluang Kerja Lulusan ke Jepang






