Pj Wako Sonny Serahkan Program Pemberdayaan Mustahik untuk 15 Warung Z-Mart
PADANG PANJANG, Binews.id -- Sebanyak 15 warung Z-Mart di Kota Padang Panjang menerima program pemberdayaan mustahik dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota, Rabu (25/10).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si kepada para mustahik di acara peluncuran salah satu warung Z-Mart di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB).
Sonny mengapresiasi Baznas atas program bantuan-bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Padang Panjang. Baik itu bidang usaha, kesehatan, sekolah, UMKM dan lainnya.
"Kami sangat mengapresiasi program Z-Mart ini. Karena dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mengelola dan membangun usaha mikronya. Ini sebagai bukti bahwa zakat mampu menjadi instrumen keuangan yang solutif di tengah problematika umat," ucapnya.
Baca juga: Car Free Day dan Bazar UMKM Meriahkan Dharmasraya pada 18--19 April
Ke depan Sonny berharap Z-Mart ini kan dapat terus berkembang. Sehingga yang dulunya mustahik bisa menjadi muzakki. Para penerima diminta untuk tidak berdiam diri dengan usaha yang ada. Namun terus mencari peluang sehingga omzet bisa dapat terus bertumbuh.
"Kita berharap program Z-Mart ini bisa membantu pertumbuhan warung-warung kecil di Padang Panjang. Semoga para penerima dapat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan keluarga, pendidikan serta berdaya dalam mendongkrak perekonomian UMKM," harapnya.
Sonny menambahkan, apa yang dilakukan Baznas, dapat memicu kesadaran masyarakat untuk terus berzakat, berinfak dan bersedekah guna menumbuhkembangkan perekonomian. Serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di Padang Panjang.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Sumberdaya Manusia, Keuangan dan Umum Baznas RI, Kolonel Caj (Purn), Drs. Nur Chamdani
Baca juga: Ketua DPRD Sumbar Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Bimtek
mengatakan, bantuan ini penting karena Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang ditugaskan negara untuk menjadi amil negara. Untuk bisa mengelola seluruh potensi zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- 10 Pejabat Baru di Padang Panjang Dilantik
- Pemko Gelar Musrenbang RKPD 2027, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Wako Hendri Arnis Paparkan LKPJ 2025, Bahas Bencana hingga Prestasi Daerah
- Itjen Kemendagri Kunjungi Padang Panjang, Bahas Penguatan Pengelolaan APBD
- Rakor di Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Kolaborasi Antarlevel Pemerintahan






