Dinas Kumperdag Luncurkan Inovasi Gerakan Bangga Buatan Dharmasraya

Dharmasraya, binews.id — Dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag) Kabupaten Dharmasraya meluncurkan Gerakan Bangga Buatan Dharmasraya One Village One Primary Product, disingkat Gerbang Budaya OVO Prima. Acara peluncuran ini berlangsung di Pulau Punjung pada Rabu, 24 Juli 2024.
Kepala Dinas Kumperdag, Ronni Puska, menjelaskan bahwa inovasi ini berfokus pada pengembangan potensi industri kecil di nagari-nagari agar dapat tumbuh dan menghasilkan produk unggulan masing-masing daerah. "Sesuai namanya, inovasi ini berfokus pada pengembangan potensi-potensi industri kecil di nagari-nagari agar dapat tumbuh dan menghasilkan produk unggulannya," ungkap Ronni Puska.
Gerbang Budaya OVO Prima diharapkan mampu mendorong tumbuhnya sentra industri kecil di setiap wilayah nagari. Saat ini, beberapa sentra IKM yang sudah mulai berkembang antara lain Kampung Batik Tanah Liat, Sentra Minyak Atsiri, Sentra Keripik Tempe, dan lainnya. "Dengan adanya sentra IKM yang terbentuk, akan lebih memudahkan pengembangan ke depannya secara terkoordinir, komprehensif, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Inovasi ini juga bertujuan memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk berkonsultasi dan menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha di bidang industri kecil. Layanan konsultasi ini dapat dilakukan secara langsung melalui tatap muka, kunjungan ke lapangan, dan melalui sistem online.
Baca juga: Suasana Haru dan Rinai Tandai Pamit Sutan Riska dan Isteri kepada ASN Dharmasraya
Dalam pengembangannya, program ini didukung oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat. Semua OPD ini bersinergi untuk meningkatkan dan mengembangkan industri kecil yang ada di Dharmasraya.
"Secara tidak langsung, dengan meningkat dan berkembangnya industri kecil di nagari-nagari, program ini mendukung pemulihan perekonomian pasca-COVID-19, mengentaskan kemiskinan, dan mendukung program peningkatan penggunaan produk dalam negeri," tukas Ronni Puska.
Peluncuran Gerbang Budaya OVO Prima ini menandai langkah penting bagi Kabupaten Dharmasraya dalam mengembangkan sektor IKM, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya inovasi ini, Dinas Kumperdag berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan industri kecil di setiap nagari, sehingga produk-produk unggulan lokal dapat lebih dikenal dan bersaing di pasar yang lebih luas. (bi/rel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Bupati Dharmasraya Resmikan Pasar Modern Sungai Rumbai, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
- Sutan Riska Resmikan Pasar Rakyat Modern Dharmasraya di Sungai Rumbai
- Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Groundbreaking Pasar Rakyat
- Sambut Pergantian Tahun, Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Resmikan Pasar Kuliner Di Nagari Tiumang
- Pansus I DPRD Kabupaten Dharmasraya Sosialisasi Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah