Sumbar--Jeonbuk Perkuat Kerja Sama, Program SHHI 2025 Resmi Ditutup di Padang

Senin, 08 Desember 2025, 10:36 WIB | Pendidikan | Kota Padang
Sumbar--Jeonbuk Perkuat Kerja Sama, Program SHHI 2025 Resmi Ditutup di Padang
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menandatangani MoU Kerja Sama Provinsi Bersaudara dengan Pemerintah Provinsi Jeonbuk, Republik Korea, pada November lalu di Jeonju. IST
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

PADANG, binews.id -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menandatangani MoU Kerja Sama Provinsi Bersaudara dengan Pemerintah Provinsi Jeonbuk, Republik Korea, pada November lalu di Jeonju. Kesepakatan ini menjadi dasar penguatan hubungan kedua daerah, khususnya dalam bidang pendidikan.

Salah satu implementasi nyata dari kerja sama tersebut adalah penyelenggaraan Saemangeum Hangeul Hakdang Indonesia (SHHI), yang memasuki tahun ketiga dan ditutup secara resmi di SMK Negeri 2 Padang. Program ini dinilai sebagai bukti eratnya hubungan antara Sumbar dan Jeonbuk.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengapresiasi antusiasme peserta selama pelaksanaan SHHI 2025. Ia menyebut semangat dan dedikasi peserta luar biasa, mencerminkan besarnya minat generasi muda Sumbar terhadap bahasa dan budaya Korea.

Menurut Mahyeldi, program SHHI yang telah berjalan sejak 2023 tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Korea, tetapi juga membuka peluang jejaring internasional, memperluas wawasan, dan mempersiapkan peserta menghadapi kesempatan global yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumbar akan terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi di Sumbar dengan universitas-universitas ternama di Jeonbuk. Bentuk kerja sama tersebut mencakup beasiswa, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, penyelarasan kurikulum, hingga peluang dual degree.

Mahyeldi berharap kelas bahasa Korea di SMK Negeri 2 Padang dapat menjadi pintu bagi pelajar untuk mengikuti program pertukaran, beasiswa, maupun studi lanjut di berbagai perguruan tinggi di Jeonbuk. Ia menekankan bahwa bahasa adalah pintu memahami budaya, nilai, dan etos kerja bangsa lain.

Melalui program seperti SHHI, Gubernur optimistis mahasiswa Sumbar bisa beradaptasi dengan baik, berprestasi di kancah internasional, dan menjadi duta kebudayaan yang membanggakan daerah. Ia berharap pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi modal berharga bagi masa depan mereka.

Kepala SMK Negeri 2 Padang, Sahfalefi, menyampaikan bahwa pelaksanaan SHHI menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, baik dari segi peserta maupun kualitas program. Animo peserta terus meningkat dan kini diikuti tidak hanya pelajar, tetapi juga mahasiswa serta pegawai dari berbagai perusahaan.

Tahun ini, SHHI membuka kelas untuk pemula dan tingkat intermediate, dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang. Bahkan, peserta terbaik 2025 telah diberangkatkan ke Korea. Sahfalefi menilai program ini berpotensi membuka jalur studi lanjut dan peluang kerja bagi generasi muda Sumbar.

Penutupan SHHI 2025 turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, perwakilan Provinsi Jeonbuk Mr. Wang, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumbar, para guru dan pembimbing SHHI, serta seluruh peserta yang telah menyelesaikan program. (bi/adpsb/bud)

IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: