Kepala BNPB Dampingi Menko PMK dan Mendagri Resmikan Hunian Sementara di Sumatera Barat

Minggu, 25 Januari 2026, 13:04 WIB | Peristiwa | Kota Padang
Kepala BNPB Dampingi Menko PMK dan Mendagri Resmikan Hunian Sementara di Sumatera Barat
Kepala BNPB Suharyanto mendampingi Menko PMK Pratikno serta Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam peresmian huntara bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026). HUMAS
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

PADANG, binews.id — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam peresmian hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/1/2026).

Peresmian hunian sementara tersebut dilaksanakan secara serentak di empat kabupaten, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Lokasi utama peresmian dipusatkan di Huntara Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sementara peresmian di tiga kabupaten lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui webinar dari lokasi huntara di masing-masing wilayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa tempat tinggal sementara yang aman, layak, dan manusiawi.

Berdasarkan data BNPB, tercatat sebanyak 4.742 unit rumah mengalami rusak berat akibat bencana di berbagai wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK, Mendagri, dan Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan kunci hunian sementara kepada perwakilan penerima bantuan.

Total sebanyak 273 unit hunian sementara telah dibangun dan disiapkan untuk masyarakat terdampak, yang tersebar di empat kabupaten di Sumatera Barat.

Selain peresmian huntara, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada penerima manfaat sebagai bentuk dukungan pemerintah selama masa transisi pemulihan.

Kegiatan peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol bahwa hunian sementara tersebut telah siap dihuni oleh masyarakat terdampak bencana.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara menjadi prioritas utama dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.

Selain pembangunan huntara, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, sebanyak 2.279 kepala keluarga telah diusulkan sebagai penerima DTH, dengan 1.867 rekening telah disiapkan dan 1.393 DTH telah tersalurkan.

Halaman:
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: