Puluhan Siswa dan Guru SMAN 1 Sakit Perut, Operasional SPPG Sungai Rumbai Dihentikan
DHARMASRAYA, binews.id -- Terkait keluhan sakit perut, mules dan pala pusing yang dialami sejumlah 96 orang, termasuk Siswa SMAN 1 Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (3/2/2026), Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara SPPG setempat, Rabu (4/2).
Keputusan penutupan SPPG Sungai Rumbai tertuang dalam Surat Badan Gizi Nasional Nomor 297/D.TWS/02/2026 tertanggal 4 Februari 2026 yang ditujukan kepada Kepala SPPG Dharmasraya Sungai Rumbai.
"Tetapi penutupan SPPG Sungai Rumbai ini hanya bersifat sementara, sampai keluar hasil labor terhadap pemeriksaan sampel makanan yang dikonsumsi oleh warga dan siswa tersebut," jelas Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Jasman Rizal dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Seperti dilaporkan, 96 orang di SMAN 1 Sungai Rumbai, Dharmasraya, mengalami berbagai keluhan kesehatan, seperti sakit perut, mual, diare, demam, dan mencret. Dua di antara korban dirawat di rumah sakit.
Ke 96 orang itu terdiri atas siswa, ibu hamil, dan wanita lansia. Semua korban mengalami keluhan kesehatan sejak Selasa (3/2/2026) hingga Rabu (4/2/2026).
Menurut penjelasan Jasman Rijal ke 96 orang tersebut diduga telah mengkonsumsi makanan yang dibagikan kepada sekolah. Tetapi mereka, sebut Jasman, memakan makanan sehari sebelumnya.
"Mereka mengonsumsi makanan itu kemarin, bukan tadi," ucap Jasman seperti dikutip dari media online ternama di Sumbar, Sumbarkita, Rabu malam.
Namun Jasman, dalam berita tersebut, belum bisa memastikan penyebab keluhan kesehatan ke 96 orang tersebut.
Dan Jasman menegaskan terlalu dini mengatakan mereka keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebab hasil pemeriksaan sampel (makanan) belum keluar.
"Sampel makanan MBG sudah diperiksa di laboratorium. Kita masih memunggu hasil pemeriksaan tersebut. Nanti diumumkan hasilnya," ujar Jasman.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dikabarkan juga telah memerintahkan Satgas MBG untuk menginvestigasi kasus tersebut.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Bupati Dharmasraya Ajukan Proposal ke BNPB untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak Akibat Bencana
- Pemda Dharmasraya Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Total Rp 302 Juta Lebih
- Bupati Dharmasraya Annisa Usul Agar Dapat Dibentuk Forum Perusahaan
- Bupati Annisa Terima Bantuan CSR untuk Korban Banjir dari Sejumlah Perusahaan
- Banjir dan Longsor di Dharmasraya, Annisa : Perlu Solusi Jangka Panjang




