Gerindra Sumbar Pecahkan Rekor Donor Darah, 2.618 Kantong Terkumpul Selama HUT ke-18
PADANG, binews.id -- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Barat mencatat sejarah baru dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18. Selama empat hari pelaksanaan kegiatan donor darah, 12--15 Februari 2026, terkumpul sebanyak 2.618 kantong darah, menjadi capaian terbesar sepanjang kegiatan serupa di Sumatera Barat.
Kegiatan kemanusiaan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumatera Barat ini mendapat sambutan luas dari masyarakat. Ribuan warga dari berbagai kalangan datang secara sukarela untuk mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat yang juga Sekretaris Gerindra Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menegaskan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian partai terhadap masyarakat, khususnya di tengah kondisi sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana.
Ia menyebut, pelaksanaan kegiatan sosial ini merupakan arahan langsung Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar peringatan HUT partai tidak diisi dengan kegiatan seremonial maupun foya-foya.
"Ketua Umum menginstruksikan agar kader Gerindra dari DPD hingga DPC melaksanakan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi daerah yang tidak terdampak bencana diminta membantu daerah yang terdampak. Itu yang kami jalankan di Sumatera Barat," ujar Evi, Minggu (15/2/2026).
Selain donor darah, DPD Gerindra Sumatera Barat juga menyalurkan bantuan sosial berupa sekitar 65.000 paket sembako yang didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Berdasarkan data panitia bersama Palang Merah Indonesia, capaian 2.618 kantong darah ini menjadi rekor donor darah terbesar yang pernah dilaksanakan di Sumatera Barat, baik oleh organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, maupun kader partai politik.
Menariknya, sekitar 30 hingga 40 persen dari total pendonor merupakan pendonor baru. Antusiasme warga terlihat tinggi, bahkan pada hari terakhir kegiatan masih banyak masyarakat yang datang untuk berpartisipasi.
Sejumlah warga berusia di atas 50 tahun juga tampak bersemangat ingin mendonorkan darahnya. Meski demikian, panitia tetap mengikuti rekomendasi medis bagi pendonor yang memenuhi syarat kesehatan.
"Antusiasme masyarakat luar biasa. Banyak yang baru pertama kali donor karena terinspirasi kegiatan ini. Setitik darah sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit," kata Evi.
Ia berharap, munculnya pendonor baru dapat menjadi kebiasaan positif ke depan sehingga persoalan kekurangan stok darah di Sumatera Barat dapat teratasi, bahkan berpotensi membantu daerah tetangga jika terjadi surplus.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumbar Beri Motivasi Anak-anak di Masjid Al Furqan dan Serahkan 15 Al-Qur'an
- Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Koto Tangah
- Safari Ramadhan di Padang, Sekdaprov Sumbar Serahkan Bantuan untuk Masjid dan 32 Panti Sosial
- Perkuat Aspek Keselamatan Angkutan Lebaran, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI Tinjau Langsung Jalur KA Padang -- Pulau Air
- KAI Dukung Program Wali Kota Padang dalam Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset Transportasi




