Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang Perkuat Kompetensi Tukang di Agam dan Bukittinggi
Secara terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi.
"Tukang adalah ujung tombak dalam menjaga mutu bangunan. Karena itu, kegiatan ini bukan hanya promosi produk, tetapi juga transfer pengetahuan agar mereka bekerja sesuai standar yang lebih baik," ujarnya.
Ia menambahkan, Temu Tukang juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur.
Dalam sesi pemaparan materi, Yulmidawati memperkenalkan berbagai produk unggulan PT Semen Padang, Ia menjelaskan karakteristik dan penggunaan masing-masing produk sesuai kebutuhan konstruksi, baik rumah hunian maupun proyek berskala besar.
Sementara itu, Darwas memberikan pelatihan teknis mengenai teknik pengaplikasian semen, mulai dari pemasangan dinding, plester, hingga acian. Peserta dibekali pemahaman tentang komposisi campuran, teknik pengadukan, dan ketepatan waktu pengerjaan untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan tahan lama.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif.
Perwakilan distributor Sumatera Barat, Usman Ujang, mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
"Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena tukang memiliki peran penting dalam menghadirkan bangunan yang layak bagi masyarakat," ujarnya.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semarak suasana. Salah satu peserta, Suardi dari Tilatang Kamang, beruntung membawa pulang satu unit sepeda.
"Biasanya kami hanya mengenal semen dari merek dan kemasannya. Di sini kami belajar cara penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan bangunan. Sangat bermanfaat," tuturnya.
Melalui Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang tidak hanya mempererat hubungan dengan para mitra, tetapi juga menegaskan komitmennya membangun ekosistem konstruksi yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi para tukang. (bi/rel/mel)
Penulis: BiNews
Editor: Imel
Berita Terkait
- Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif
- Tinjau Pasar Ateh Bukittinggi saat Puncak Libur Lebaran, Mahyeldi Ansharullah Tekankan Hospitality dan Kebersihan Kawasan Wisata
- Tak Sekadar Safari, Wagub Vasko Dekatkan Pejabat ke Masyarakat di Masjid Al Ishlah
- Bukittinggi Berpeluang Jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar Minta Kajian Mendalam
- Ombudsman RI dan UIN Bukittinggi Tandatangani MoU Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik






