Halal Bihalal Unand Jadi Momentum Penguatan Solidaritas dan Daya Saing Global
PADANG, binews.id — Universitas Andalas menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Festival Kuliner di Auditorium Kampus Limau Manis, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat arah strategis kampus di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Halal Bihalal tersebut menghadirkan H. Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh sebagai penceramah, serta diikuti oleh civitas akademika dan pelaku usaha. Konsep festival kuliner yang diusung menghadirkan suasana interaktif, di mana peserta dapat menikmati berbagai hidangan yang disiapkan mahasiswa dan mitra usaha setelah rangkaian acara utama.
Baca juga: Gubernur Hadiri Halal Bihalal Dinas Pendidikan Sumbar
Rektor Unand, Efa Yonnedi, menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kohesi internal kampus. Ia menekankan pentingnya semangat saling menghormati dan menghargai antar unsur civitas akademika sebagai fondasi dalam membangun institusi yang solid.
"Dengan semangat persaudaraan, kita menyatukan visi dan menggerakkan rencana aksi yang berdampak bagi kemajuan universitas," ujarnya.
Baca juga: Diskominfo dan Dinas Pendidikan Sawahlunto Matangkan Aplikasi PPDB Tingkat SMP Tahun 2026
Lebih jauh, Efa menyoroti tantangan yang dihadapi perguruan tinggi di era globalisasi. Menurutnya, ditengah persaingan Pendidikan Tinggi yang semakin pesat, Unand harus bergerak terus maju bertransformasi untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi, riset yang produktif, serta pengabdian masyarakat yang berdampak nyata, dan mahasiswa yang berprestasi membawa nama baik Universitas Andalas.
Dalam konteks tersebut, peningkatan mutu akademik menjadi prioritas utama. Unand, kata dia, akan mendorong penguatan atmosfer akademik sesuai standar global, termasuk melalui internasionalisasi program studi dan lingkungan pembelajaran di tingkat fakultas.
Baca juga: Rp545 Juta Zakat Disalurkan Baznas, Dukung Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Mustahik
Upaya konkret yang akan dilakukan antara lain mendorong akreditasi internasional program studi, memperluas program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta memperkuat kolaborasi kurikulum dengan mitra nasional dan internasional.
"Rekognisi global menjadi keniscayaan. Unand harus terus bergerak agar semakin diakui di tingkat internasional," tegasnya.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Gubernur Mahyeldi Dukung Kebijakan Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak, Tekankan Peran Keluarga dan Literasi Digital
- Pengukuhan IKA FMIPA Unand: Efa Yonnedi Tekankan Sinergi Alumni dan Almamater
- Digitalisasi Smart Surau, Kota Padang Siapkan Ribuan Tablet dan Dana Kreatif untuk Remaja Masjid
- Obati Kerinduan Warga Sumbar, Tabligh Akbar UAS di Padang Dipadati Ribuan Jemaah
- Ada yang Hafal 30 juz, 148 Santri Rumah Tahfiz Ahlul Quran Diwisuda




