Apresiasi Hardiknas 2026, Gubernur Sumbar Beri Penghargaan ke 109 Pendidik

Minggu, 03 Mei 2026, 10:54 WIB | Pendidikan | Kota Padang
Apresiasi Hardiknas 2026, Gubernur Sumbar Beri Penghargaan ke 109 Pendidik
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyerahkan penghargaan kepada 109 guru dan tenaga kependidikan dalam ajang Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Sumbar Tahun 2025. ADPIM
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyerahkan penghargaan kepada 109 guru dan tenaga kependidikan dalam ajang Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Sumbar Tahun 2025. Penyerahan penghargaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "GTK Hebat, Indonesia Kuat" ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi, inovasi, dan keteladanan para pendidik dalam memajukan dunia pendidikan di Ranah Minang.

Gubernur Mahyeldi menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan atas peran strategis guru dalam membangun generasi masa depan.

"Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih daerah atas peran strategis guru dan tenaga pendidik dalam membangun generasi masa depan," ujar Mahyeldi.

Ia menyampaikan, capaian pendidikan Sumbar dalam satu tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Berbagai prestasi yang diraih oleh pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa di tingkat nasional maupun internasional.

"Capaian itu menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan di Sumbar," ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan penuntun arah kehidupan generasi muda. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, peran guru tetap tidak tergantikan.

"Mesin dapat mengolah data, tetapi hanya guru yang mampu mengolah jiwa. Di situlah letak kemuliaan profesi ini," ungkapnya.

Mahyeldi juga mengangkat kearifan lokal Minangkabau sebagai refleksi peran guru dalam kehidupan, bahwa "guru bak suluah, maiduik'i nan ka lampau" guru ibarat pelita yang menerangi jalan kehidupan. Nilai tersebut, menurutnya, harus terus dijaga dan diwariskan di tengah dinamika zaman.

Pemprov Sumbar, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kualitas sumber daya pendidik, serta peningkatan kesejahteraan guru melalui berbagai dukungan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mencetak generasi unggul.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: