Limapuluh Kota Beri Reward Rp 100 pada Nagari Beprestasi Nasional

LIMAPULUH KOTA, binews.id --- Penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa menurut Bupati Limpuluh Kota Irfendi Arbi adalah penting bagi motivasi nagari di Sumbar.
"Saya apresiasi adanya Tim Penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa (TPKTDD) Sumbar 2020, karena bisa melecut nagari-nagari di Sumbar untuk transparan mengelola dana bersumber dari uang rakyat,"ujar Irfendi Arbi saat ekspose di hadapan TPKTDD Sumbar 2020, Kamis 26/11 di Rumah Dinas Bupati Limapuluh Kota.
Bahkan kini kata Irfendi memotiva juga disertai dengan reward.
"Berdasarkan Keputusan Bupati, setiap nagari berpredtasi nasional, APBD memberi reward Rp 100 juta, lalu prestasi tingkat provinsi Rp 50 juta dan prestasi tingkat kabupaten Rp 40 juta, ini dampaknya menimbulkan kompetisi antar nagari untuk menjadi terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,"ujar Irfendi Arbi yang sejak menjadi bupati, Limapuluh Kota berhasil meraih 5 kali wajar tanpa pengeculian atas penilaian BPK RI.
Baca juga: KPU Solok Selatan dan KI Sumbar Gelar Media Gathering untuk Perkuat Transparansi Pemilu 2024
Menurut Irfendi Arbi peningakatan kemajuan di nagari sejak dana desa digulirkan pemerintah pusat hasilnya cukup signifikan. Ada banyak nagari sebelumnya tak ambil pusing terhadap dunia luar alias isolasi digatalisasi kini menjadi nagari berkembang dan nagari sejahtera.
"Jangan takut transparan karena ini menjadi kunci penyelenggaaran pemerintahan yang baik. Jangan takut transparan karena tidak merugikan kita, justru menjadi protek diri dari jeratan hukum,"ujar Irfendi.
Nagari pun diberi hak inovasi asal tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.
"Ada 49 inovasi yang siap menjaid media untuk transparansi,"ujarnya.
Baca juga: Komisi Informasi Sumsel Studi Tiru ke Sumbar untuk Perkuat Monev Keterbukaan Informasi
Bahkan Irfendi tidak habis pikir jika ada wali nagari atau apratur nagari tidak terbuka dan transparan.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Hadiri Peringatan Peristiwa Situjuh, Wakil Ketua DPRD Sumbar Minta Masyarakat Jangan Lupakan Sejarah
- Peristiwa Situjuh Bukti Jiwa Patriot Masyarakat Sumbar, Ketua DPRD Supardi: Akan Terus Dikenang dan Ditularkan ke Generasi
- Ketua DPRD Supardi Resmikan Jalan Pemukiman dan Jalan Usaha Tani di Nagari Tujuah Koto Talago
- Masyarakat Nagari Labuah Gunuang Kadukan Saluran Irigasi Rusak Kepada Ketua DPRD Sumbar
- Semarakkan Kegiatan Mancing Ikan Bersama Warga, Anggota DPR Nevi Zuairina Gelar Pelepasan Ikan di Sungai