Irwan Prayitno: Satu Abad, PERSIS Hadir Sebagai Pemersatu Bangsa
Selain itu, Irwan Prayitno menyampaikan, bahwa banyak masyarakat membedakan antara agama dengan politik, misalnya agama dijadikan menjadi tempat menjual untuk kepentingan politik.
"Saya secara pribadi tidak setuju dengan ungkapan itu, saya punya pandangan bahwa kita berpolitik itu dijadikan sebagai ibadah, dengan masuknya agama kepolitik bisa menjadi negara yang adem, aman, nyaman. Karena kita berpolitik nilanya ibadah, tidak menghalalkan segala cara dan tidak berbuat kezoliman dan dengan masuknya Islam menjadi Rahmatan Lil Alamin dalan berpolitik,' ujarnya.
Baca juga: Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Bedah Rumah bagi Warga Kurang Mampu di Solok Selatan
Irwan Prayitno berharap melalui silaturahim ini tercipta keutuhan umat dalam kerangka mempersatuan ummat dalam kesejahteraan, apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini.
Di tengah pandemi Covid-19, sehingga ada aturan yang harus ditaati yaitu terkait protokol kesehatan. Gubernur Sumbar mengajak bersama-sama saling bahu membahu untuk memutus mata rantai Covid-19, sehingga masyarakat bisa bersosialisasi dan beraktivitas seperti biasanya. (rilis/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- PT Semen Padang Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Warga Koto Lua, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Perusahaan
- Harapan Baru dari Limau Manis: Mulyadi Terima Kunci Rumah Usai 15 Tahun Tinggal di Pondok Sawah
- Perkuat Struktur Organisasi, Rektor Lantik Sejumlah Pimpinan Baru UNP
- Tekan Pengangguran, Padang Buka Peluang Kerja Lulusan ke Jepang
- Wawako Padang Maigus Nasir Lantik Pengurus Masjid Al-Mukarrahmah, Disaksikan Sekjen MUI






