1.560 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Padang Panjang, Wako dan Wawako Beserta Forkopimda Siap Divaksin

PADANG PANJANG, binews.id -- Sebanyak 1.560 dosis/vial vaksin Covid-19 sudah berada di Kota Padang Panjang, setelah dijemput dan dikawal ketat pihak kepolisian ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.
Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuk Paduko Malano, Wakil Walikota, Drs. Asrul bersama Forkopimda menjadi yang pertama divaksin, diikuti seluruh tenaga kesehatan di kota ini.
"Vaksinasi direncanakan Rabu 3 Februari atau Kamis 4 Februari. Pak Wali, Pak Wawako, Pak Sekda, bapak-ibu dari Forkopimda menyatakan siap untuk divaksinasi," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Drs. H. Nuryanuwar, Apt. M.Kes, MMR saat dihubungi Kominfo, Minggu (31/1).
Nuryanuwar menjelaskan, rentang usia masyarakat yang divaksinasi yaitu umur 18 sampai 59 tahun. Kemudian, bagi masyarakat yang pernah terpapar Corona tidak divaksinasi.
Baca juga: Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
"Bagi yang pernah terpapar Covid-19 tidak divaksinasi. Karena virusnya sudah ada dalam tubuhnya. Vaksin itu kan virus yang dimasukkan ke tubuh," katanya.
Dalam melakukan vaksinasi, lanjut Nuryanuwar, ada beberapa tahapan. Di antanya pemeriksaan kesehatan. "Orang yang punya riwayat hipertensi, jantung tidak divaksinasi. Bila kondisi tubuh kurang fit sewaktu akan divaksinasi, maka akan ditunda," ungkapnya.
Dikatakan Nuryanuwar, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksinasi karena tidak ada mudaratnya. Justru dengan divaksinasi akan memberikan manfaat.
"Efek bagi tubuh tidak begitu berarti. Paling nyeri sedikit pas kena jarum suntik. Setelah saya tanya kepada mereka yang pernah divaksinasi, yang dirasakan hanya sedikit mengantuk. Nggak apa-apa. Jangan mudah terpengaruh oleh hoax," jelasnya. (*)
Baca juga: Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kominfo/bi
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan, Penghargaan dari BKN dan KIA
- DSPPKBPPPA Gelar Desiminasi Audit Kasus Stunting Tahap II
- Tingkatkan Kepedulian Sosial, KSR PMI ISI Adakan Donor Darah
- Dinkes Laksanakan Monev Penerapan Perda KTR ke OPD
- Diikuti Kader Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Berprestasi
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025