571 Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Sudah Divaksinasi Tahap Dua

PADANG PANJANG, binews.id - Hingga saat ini, dari 763 tenaga kesehatan (nakes), sebanyak 571 orang sudah menjalani vaksinasi kedua. Artinya sudah 74,84 persen dari seluruh sasaran.
"Vaksinasi nakes masih berlanjut minggu ini. Karena sesuai jadwal semula, ada yang tertunda pelaksanaanya dengan alasan kesehatan. Secepatnya, Insyaa Allah, akan kita tuntaskan minggu ini," sebut Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Nuryanuwar, Apt, M.Kes, MMR kepada Kominfo, Minggu (21/2).
Dijelaskannya, dari vaksinasi yang telah dilakukan kepada nakes dan pejabat esensial, baik vaksinasi pertama dan kedua, tidak ada terdapat gejala yang signifikan. Karena vaksin yang diberikan aman dan halal.
Usai pelaksanaan vaksinasi terhadap nakes dan pejabat esensial, akan ada vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik.
"Saat ini, kita masih menunggu petunjuk dari pusat dan provinsi, terkait vaksinasi tahap 2. Kita masih proses inventarisasi data sasaran dari instansi terkait seperti TNI/Polri, OPD, BUMN/BUMD dan lainnya," imbuhnya. (*)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan, Penghargaan dari BKN dan KIA
- DSPPKBPPPA Gelar Desiminasi Audit Kasus Stunting Tahap II
- Tingkatkan Kepedulian Sosial, KSR PMI ISI Adakan Donor Darah
- Dinkes Laksanakan Monev Penerapan Perda KTR ke OPD
- Diikuti Kader Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Berprestasi
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025