Buka FGD Kamtibmas, Kapolda Sumbar Bicara Soal Penanganan Covid-19, Kamtibmas hingga Radikalisme

Senin, 05 April 2021, 16:50 WIB | Ragam | Kota Padang
Buka FGD Kamtibmas, Kapolda Sumbar Bicara Soal Penanganan Covid-19, Kamtibmas hingga...
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH membuka Forum Grup Diskusi (FGD) kamtibmas. Kali ini bertemakan "Peran Aktif Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif", di ballroom Hotel Grand Zuri Padang, Senin (5/4) pagi.
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH membuka Forum Grup Diskusi (FGD) kamtibmas. Kali ini bertemakan "Peran Aktif Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif".

Forum Grup Diskusi ini dilangsungkan di ballroom Hotel Grand Zuri Padang, Senin (5/4) pagi. Dengan dihadiri oleh Rektor Unand Prof Yuliandri, Rektor Universitas Bung Hatta Prof Tafdil Husni, serta menghadirkan narasumber Prof Hafrijal Syandri (Gubes Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Bung Hatta), Ir. Eri Gas Ekaputra (Direktur NDC Unand), Febriyon Tri Intano, Zul Arifin, Romi Al-Ghifari.

Kapolda dalam sambutannya menyebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19, diantaranya menerapkan protokol kesehatan, pembatasan pergerakan kegiatan manusia seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan program Vaksinasi yang sedang berjalan.

Kemudian, dalam rangka mendukung pemerintah tentu warga masyarakat harus mengambil peran dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu eksistensi dan peran aktif masyarakat dapat dilihat dari keberadaan kampung tangguh nusantara yang dikenal di Polda Sumbar dengan nama Nagari Tageh dengan semangat membangun secara swadaya untuk melindungi warganya dari dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Kapolres Dharmasraya Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Program Asta Cita Presiden Prabowo

"Keberadaan Nagari Tageh tidak hanya bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 tetapi juga mengantisipasi dampak lain yaitu ekonomi, kriminalitas, dan lain-lain," ucap Irjen Pol Toni Harmanto.

Lanjut Kapolda, dari 1.169 jumlah Kelurahan/ Nagari di Provinsi Sumbar, sampai saat ini sudah terbentuk sebanyak 559 Nagari Tageh di bawah binaan 918 Bhabinkamtibmas dan 1.000 lebih mahasiswa yang tergabung dalam Nagari Develompent Center (NDC).

Irjen Pol Toni Harmanto juga menyinggung, bahwa belakangan ini aksi - aksi terorisme kembali terjadi. Polri melalui Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terus melakukan upaya penangkapan kepada terduga pelaku terorisme.

"Tentu upaya ini saja tidaklah cukup, oleh karena itu perlu juga peran kita bersama terutama para Toga, Tomas dan Todat untuk memberikan edukasi tentang bahaya radikalisme," ujarnya.

Baca juga: Kapolres Dharmasraya Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan dan Wisuda Purna Bhakti Personel

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: