Hingga Agustus 2021, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Rp6,8 M

Sedangkan untuk bantuan masuk sekolah, telah disalurkan sebesar Rp869 juta dari rencana Rp1 miliar, karena sisa yang belum disalurkan masih menuggu Calling Visa untuk calon mahasiswa baru yang diterima di perguruan tinggi Timur Tengah.
"Kemudian untuk da'i binaan sebesar Rp22 juta, disalurkan untuk digunakan sebagai bantuan kendaraan operasional, seperti biaya beli BBM bagi kendaraan operasional da'i binaan kita," ujarnya.
Selain mengungkapkan dana zakat yang telah disalurkan sejak Januari-Agustus 2021, Arif juga mengatakan bahwa pada bulan Agustus 2021, pihaknya juga telah menyalurkan dana zakat karyawan PT Semen Padang sebesar Rp948 juta.
Baca juga: Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
Dana zakat sebesar hampir Rp1 miliar itu, disalurkan kepada delapan asnaf (fakir, miskin, amil, muallaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibu sabil) melalui berbagai program zakat.
"Untuk program Peduli Pendidikan disalurkan sebesar Rp106 juta, Peduli Kesehatan Rp19 juta, Peduli Kemanusiaan Rp85 juta, Peduli Ekonomi Rp116 juta, Dakwah-Advokasi Rp59 juta, Amil/Operasional Rp50 juta dan sebesar Rp509 juta disalurkan ke Baznas Pusat," beber Arif.
Untuk asnaf fakir, pada bulan Agustus 2021, UPZ Semen Padang telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp57 juta. Dana zakat tersebut disalurkan kepada 342 orang penerima manfaat biaya hidup rutin dan kepada 8 orang biaya hidup non rutin yang terdiri dari faqir, jompo, janda dan cacat dengan sebaran penerima manfaat di sekitar ring 1 (satu) PT semen Padang dan Kota Padang pada umumnya.
Kemudian asnaf miskin sebesar Rp158 juta, telah disalurkan dalam bentuk beberapa program diantaranya untuk 32 orang penerima manfaat Peduli Ekonomi berupa modal usaha, untuk 7 lembaga Sosial Kemanusiaan berupa insentif, dan untuk 3 kepala keluarga penerima manfaat Peduli Hunian berupa bahan bangunan untuk perbaikan rumah.
Selanjutnya, disalurkan untuk 8 orang penerima manfaat Peduli Kesehatan, seperti untuk bayar hutang berobat di rumah sakit dengan dibayarkan langsung ke rumah sakit, bantuan bayar tunggakan BPJS Kesehatan, dan bantuan biaya pembelian tiket pesawat rujukan RS Harapan Kita, dan pembelian alat bantu dengar.
"Pada program Peduli Ekonomi, kami juga melakukan pemberdayaan dengan pembekalan kewirausahaan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para penerima manfaat, seperti bantuan marketing dan akuntansi praktis dengan tujuan, agar adanya kesinambungan dari bantuan yang mereka dapatkan," ujarnya.
Kemudian untuk asnaf fisabilillah, Arif menyebut bahwa pada periode Agustus, pihaknya telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp124 juta lebih untuk 110 orang penerima beasiswa rutin, 44 orang beasiswa insidentil, 95 orang penerima bantuan honor rutin guru TPQ/TQA dan untuk 40 lembaga yang meliputi program pendidikan, dakwah rutin dan non rutin.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari