Cakupan Vaksinasi di Indonesia Tembus 400 Juta Dosis

JAKARTA, binews.id -- Pemerintah terus mengakselerasi vaksinasi COVID-19 di tanah air sebagai bagian dari upaya penanganan pandemi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 29 April 2022 pukul 18.00 WIB cakupan vaksinasi nasional mencapai lebih lebih dari 400 juta dosis.
"Ini merupakan pencapaian yang besar berkat dukungan dari seluruh masyarakat," ujar Juru Bicara COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman Kemenkes, Sabtu (30/04/2022).
Secara rinci cakupan dosis pertama mencapai 199,31 juta dosis atau 95,70 persen dari target, dosis kedua mencapai 165,07 juta dosis atau 79,26 persen, dan dosis ketiga atauboostermencapai 39,35 juta dosis atau 18,90 persen.
Kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) menjadi prioritas pemerintah untuk divaksinasi. Golongan ini merupakan kelompok yang paling rentan terpapar dan paling tinggi risiko kematian dan kesakitan akibat COVID-19. Nadia pun mengimbau masyarakat untuk membantu para lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi.
Baca juga: Suasana Haru dan Rinai Tandai Pamit Sutan Riska dan Isteri kepada ASN Dharmasraya
Per 29 April 2022, cakupan vaksinasi lansia dosis pertama mencapai 17,62 juta dosis atau 81,74 persen, dosis kedua 14,01 juta dosis atau 64,99 persen, serta dosisboostermencapai 3,95 juta dosis atau 18,33 persen.
Lebih lanjut Nadia mengungkapkan bahwa pemerintah terus membuka sentra-sentra vaksinasi di seluruh tanah air untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi.
"Silakan datang ke seluruh pos pelayanan vaksinasi atau sentra pelayanan vaksinasi. Kami mengimbau bagi keluarga yang memiliki anggota keluarganya yang belum mendapatkan vaksinasi untuk segera divaksinasi," pungkasnya. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025