ADVETORIAL

3 Tahun Fadly-Asrul Prestasi Gemilang Tetap Diraih Dimasa Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021, 09:19 WIB | Kota Padang Panjang
3 Tahun Fadly-Asrul  Prestasi Gemilang Tetap Diraih Dimasa Covid-19
Duet kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota, Drs. Asrul genap mencapai tiga tahun pada 9 Oktober lalu. IST

PADANG PANJANG, binews.id - Duet kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota, Drs. Asrul genap mencapai tiga tahun pada 9 Oktober lalu.

Selama perjalanan tiga tahun kepemimpinan, berbagai langkah kebijakan dan inovasi telah dan terus dilakukan demi terwujudnya visi "Kota Padang Panjang yang Bermarwah dan Bermartabat Menuju Kejayaan Padang Panjang" yang dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang Panjang 2018-2023.

Baca juga: Kemenag: Hilal Belum Terlihat, Secara Hisab Lebaran 31 Maret

Dalam kurun waktu tiga tahun, banyak capaian kerja dan prestasi yang telah dan akan diraih duet kepemimpinan Fadly-Asrul ini. Beragam prestasi diberbagai tingkat, mulai dari Provinsi hingga Nasional telah didapat Pemko di bawah tangan dingin duet kepemimpinan wali kota muda dan birokrat senior ini.

Namun tak berhenti di situ saja, Wako Fadly saat konferensi pers dengan para awak media dalam rangka refleksi Tiga Tahun Kepemimpinannya, Senin (18/10/2021) di pendopo rumah dinasnya mengatakan, masih ada program dalam pembangunan sumber daya manusia yang saat ini sedang dikejarnya.

Baca juga: Gempa Dahsyat M 7,7 Guncang Myanmar, Ini Kata Kemenlu Soal WNI di Sana

Meski penanganan Covid-19 dilakukan sebagai prioritas, kepemimpinan Fadly Asrul pun tidak luput dengan berbagai prestasi yang diraih. Antara lain, penghargaan terkini yang diraih direntang waktu September ini saja antara lain Jasa Bakti Koperasi dan UKM dari Kementerian Koperasi dan UKM, Juara I Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Sumbar, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama 2020 dari Kemen PPPA.

Selanjutnya, Penghargaan Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelayanan Berusaha Pemerintah Daerah 2021 dengan status "Sangat Baik" dari Kementerian Investasi/BKPM RI, Penghargaan Perlindungan Pekerja Rentan dari BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2021, Local Government untuk Tourism and Creative Campaign Award 2021 oleh MarkPlus Tourism, dan Choise Award Tingkat Nasional 2021 dari Kemen PPPA.

Baca juga: Wawako Maigus Ikuti Rakor Virtual Lintas Kementerian, Mendagri: RTRW Berperan Mengatur Tata Ruang

Selain sektor ekonomi dan kesehatan, sektor pendidikan merupakan prioritas Wako Fadly dan Wawako Asrul di tengah masa pandemic Covid-19 ini.

Keseriusan penanganan Covid-19 di Padang Panjang terbukti dengan capaian vaksinasi yang masih menempati urutan tertinggi di Sumatera Barat (Sumbar). Terhitung 16 Oktober lalu, persentase dosis pertama 65,09 persen dan dosis kedua 39,04 persen.

Baca juga: Usulkan Sekolah Rakyat, Wabup Candra Datangi Kemensos RI

Kemudian dari catatan Kominfo, menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV yang ditetapkan pemerintah pusat lalu, Wako Fadly menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota No. 126, 127 dan 128. SK tersebut terkait keringanan kepada pelaku usaha yang secara langsung terdampak.

Dikatakannya, Pemko berupaya mengurangi pengeluaran masyarakat sehingga perekonomian perlahan membaik. "Beberapa langkah kita upayakan untuk tercapainya layanan pendidikan tetap berjalan maksimal. Di antaranya pemberian beasiswa," sebutnya.

Baca juga: Pengesahan Ranperda RTRW Sumbar Dikebut, DPRD dan Kemendagri Matangkan Pembahasan

Pemko terus mengupayakan, lanjut Fadly, agar Program Beasiswa Padang Panjang Juara tetap berjalan. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berkompeten serta membanggakan Padang Panjang.

"Sudah menjadi komitmen kita, beberapa program dalam pendidikan seperti Program Padang Panjang Juara tetap berjalan. Kita sudah bekerja sama dengan delapan Perguruan Tinggi melalui beasiswa siswa dan guru juara. Selain itu kita juga upayakan beasiswa dari berbagai pihak," ungkapnya.

Selanjutnya, masih ada program dalam pembangunan sumber daya manusia yang saat ini sedang dikejarnya.

Fadly menjelaskan, pihaknya telah berkomitmen dengan pihak BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan jaminan sosial bagi para pekerja. Angkanya akan dinaikkan dari 1.000 menjadi 2.000 orang pada tahun depan.

"Insyaa Allah dengan hal ini, kita juga akan mengejar Universal Labour Coverage. Jadi seluruh tenaga kerja aktif non-upah akan kita asuransikan, dan program ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Kita juga sudah mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Barat pada bulan lalu atas inisiasi kita terkait hal ini," paparnya.

Ditambahkannya, melalui program yang menyentuh langsung masyarakat umum dimasa pandemi Covid-19 ini, bisa mengurangi pengeluaran warga. Karena fungsi dari pemerintahan adalah bagaimana mengurangi pengeluaran dari masyarakat sehingga perekonomian mereka bisa perlahan-lahan membaik.

"Pada 2020 kemarin, kita juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat. Seperti bantuan sosial dan bantuan kewirausahaan. Pada tahun 2021 ini, kita fokus mengurangi pengeluaran masyarakat, salah satunya melalui program jaminan sosial tadi," tambahnya.

Selain itu, Pemko juga sedang membangun pedesterian di Jalan Soekarno Hatta yang memiliki panjang 1.200 meter. Pedestrian ramah disabilitas ini, telah bisa dimanfaatkan pejalan kaki dan warga disabilitas.

Pedesterian jalan Imam Bonjol, mulai dari Simpang AB Mart sampai dengan Simpang BPD, memiliki panjang lebih kurang 400 meter dari kiri ke kanan. Untuk Jalan M. Syafei lebih kurang 140 meter kiri dan kanan. Sedangkan Jalan Khatib Sulaiman, memiliki panjang lebih kurang 300 meter dari kiri dan kanan.

Beberapa waktu lalu, Wako Fadly langsung memantau titik-titik proses pengerjaan yang sedang berjalan, agar pembangunan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan perencanaan yang telah diusulkan sebelumnya.

"Saya ingin pedesterian pasar ini dapat segera selesai, sehingga nanti pasar ini tampak lebih indah dan mampu menjadi pasar yang menarik bagi pengunjung yang datang ke Padang Panjang," harapnya.

Selain membangun trotoar, proses pembangunan pedestrian ini juga akan membangun titik-titik parkir, halte, taman, tempat duduk yang dilengkapi ampitheater dan pusat informasi serta juga pusat oleh-oleh yang nantinya akan ditempatkan di depan pasar. (*/bi)

Editor: Imel

Bagikan: