Pemprov Sumbar dan Bank Indonesia Canangkan GNPIP untuk Menekan Laju Inflasi
"Oleh sebab itu perlu kolaborasi intensif TPID terutama komitmen penguatan ketahanan pangan. GNPIP adalah bagian dari upaya mendorong produktifitas pangan supaya harga terkendali," sambungnya.
Hal senada juga disampaikan Asisten Gubernur BI, Dwi Pranoto. Menurutnya, tiga poin penting yang harus dilakukan adalah
inisiasi kerjasama antar daerah berupa G2G, optimalisasi peran Toko Tani Indonesia Center (TTIC), serta penguatan produksi dan hilirisasi.
Baca juga: Ketua DPRD Sumbar Tinjau SAMSAT Padang Pariaman, Dorong Inovasi Pelayanan dan Optimalisasi PAD
Sementara, Deputi 1 Badan Ketahanan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa mengatakan GNPIP sangat penting dalam menekan inflasi. Disamping itu, I Gusti meminta, kedepan pemerintah daerah melakukan identifikasi kebutuhan pangan, serta pendataan cadangan pangan agar mencukupi sebagai antisipasi dan intervensi jika diperlukan.
Usai pencanagan, Gubernur bersama pejabat melakukan penanaman bibit cabai di halaman rumah dinas gubernur. Dilanjutkan dengan peninjauan bazar murah di halaman Kantor Gubernur Sumbar yang berlangsung hingha 22 September mendatang. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Efisien, Transparan, dan Ramah Lingkungan, KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat
- Wagub Vasko Dorong Kab/Kota di Sumbar Tiru Langkah Pariaman Perluas Pasar Produk Pangan
- Sinergi Berkelanjutan, OJK dan Universitas Andalas Sepakati Nota Kesepahaman Baru
- Jaga Kualitas Layanan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Divre II Sumbar Lakukan MCU Rutin bagi Pekerja
- OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai di Dharmasraya






