87 Lolos Seleksi Administrasi
Apa sih Hebatnya KISB?, Begini Kata Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi

Enak nggak sih jadi Komisioner KISB?, kata Adrian kepada wartawan mendesaknya, enak kalau diniatkan untuk mengabdi melaksanakan UU sebagai pengawal keterbukaan informasi publik.
"Tidak enak kalau komisionernya pingin kaya atau mengontrak hidup 4 tahun atau macam-macam lah," ujar Toaik.
Kepada calon komisioner yang lolos tahap seleksi diumumkan hari ini, Adrian berharap untuk memperbaharui niat, kalau mengejar untung yuk luruskan kembali niatnya, bia ke pengabdian saja.
Baca juga: Padang Panjang Buka 71 Formasi PPPK
Ada banyak tahapan lagi yang harus dilewati tes tertulis, tes psikotes, wawancara dan terakhir fir and proper tes di Komisi I DPRD Sumbar, lima terpilih dan lima calon PAW di SK kan Gubernur menjadi Komisioner KI Sumbar.
"Oh ya selama dua periode menjalankan amanah, bahkan pada periode tugas kedua, menjadi unsur mewakili pemerintah di KI Sumbar, untung ada DPRD Sumbar yang membackup KI Sumbar, tanpa Ketua DPRD dan Pak HM Nurnas menyuarakan aspirasi KISB, pasti KI ini mati suri, dia ada tapi tak berdaya,"ujar Toaik.
Kedepan KI periode ketiga harus ada regulasi khusus seperti di Pergub Standar Biaya Gubernur Sumbar tentang tata kelola anggaran KI Sumbar ini, supaya seorang PA di Diskominfo punya panduan tidak mencampuradukan pola penatakelolaan anggaran KI dengan anggaran di dinasnya.
"Tapi jika tidak di upgrade. maka komisioner KISB terpilih haruslah individu yang kesabarannya tingkat dewa," ujar Adrian
Selamat dan sukses para calon komisioner lolos seleksi administrasi, fokuslah mengikuti tahapan demi tahapan seleksi.
"Ingat meski melaksanakan tugas diperintah UU 14 tahun 2008, tapi soal kesetaraan eselonering komisioner dan anggaran serta kesekretariatan KI Sumbar, periode ketiga masih teruslah berjuang, karena dua periode sudah KISB, soal pelik itu masih gagal, maaf," ujar Adrian. (*)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari