Diduga Dipolitisasi, Rencana Tes Swab dari Dinkes Payakumbuh Batal Terlaksana di Puskesmas Pangkalan

PAYAKUMBUH, binews.id - Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, terpaksa balik kanan. Keinginan membantu melakukan SWAB kepada OTG (orang tanpa gejala), warga Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, urung terlaksana. Enam petugas yang sampai di Puskesmas Pangkalan, tidak bisa bekerja, karena peralatan
SWAB tak ada di puskesmas.
Keenam petugas Dinkes Payakumbuh yang tiba di puskesmas, datang bersama Wakil Bupati Ferizal Ridwan. Wabup Ferizal juga tak bisa berbuat banyak, karena seluruh jajaran Dinkes Limapuluh Kota, mulai dari kadis, kabid, kepala puskesmas dan bawahannya, tak satupun bisa dihubungi. "Semua HP pejabat bersangkutan of alias tak aktif," ucap wabup.
Selasa (12/5), pagi itu, sesuai permintaan wabup dan Ketua DPRD Limapuluh Kota, direncanakan kegiatan SWAB di Puskesmas Pangkalan. Berdasarkan hasil tracking atas kasus positif Covid-19 pertama warga Pangkalan, disinyalir puluhan masyarakat belum dilakukan uji lab SWAB mereka.
Baca juga: DPRD Sumatera Barat Tetapkan Ranperda RPJPD 2025-2045 dan Penyelenggaraan Penyiaran
Wabup menduga, banyak warga yang kontak dengan kasus positif pertama itu. Sehingga, untuk percepatan pencegahan Covid-19 di Pangkalan, perlu dikirim hasil SWAB ke RS Unand atau di Laboratarium Kesehatan di Baso, Agam.
Namun, keinginan mulia Wabup terhalang, dengan persoalan politik yang seharusnya tidak terjadi. Namun, demikian wabup mengakui, akan menghubungi Kadiskes Limapuluh Kota, untuk meminta keterangan, kenapa acara pengambilan SWAB itu sampai gagal.
Menurut wabup, pihaknya sudah menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih kepada Walikota Payakumbuh melalui Kadiskes Payakumbuh. Karena, sudah bersedia menurunkan petugas ke Pangkalan.
(edo)
Baca juga: Terima Kunjungan Pansus II DPRD Agam, HM. Nurnas: Harus Bisa Kawal dan Menyelaraskan RPJPD Tersebut
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Menghadiri Seminar Parenting Bersama Wali Murid SDIT An Nadzir Payakumbuh
- Ketua TP-PKK Ummi Harneli: Istri Kepala Daerah Harus Perhatikan Soal Penanganan Stunting
- Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar, Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
- Kelurahan NDB Payakumbuh Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Anak
- Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat, Dinkes Payakumbuh Keluarkan Jadwal per Kelurahan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025