Kepada Menteri PUPR, Sutan Riska Minta Pembangunan Feeder Tol Dharmasraya-Rengat Dipercepat

Sabtu, 07 Januari 2023, 13:45 WIB | Ragam | Kab. Dharmasraya
Kepada Menteri PUPR, Sutan Riska Minta Pembangunan Feeder Tol Dharmasraya-Rengat...
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimujiono, Jumat, (06/01/23) ke Kabapaten Dharmasraya. IST
IKLAN GUBERNUR

DHARMASRAYA, binews.id -- Kedatangan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimujiono, Jumat, (06/01/23) ke Kabapaten Dharmasraya merupakan suatu kebanggaan yang sangat luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Dharmasraya umumnya. Dengan datangnya Menteri PUPR ke Kabupaten Dharmasraya, maka Menteri dapat melihat kondisi langsung di lapangan.

Oleh karena itu, Bupati Dharmasraya mengatakan dalam sambutannya saat peresmian Masjid Agung bahwa Pemerintah daerah Dharmasraya yang baru berumur 19 tahun tidak di support pemerintah pusat, maka akan lambat memenuhi kebutuhan dasar warganya. Terutama infrastruktur yang membutuhkan biaya besar. Sebagai daerah yang ekonomi masyarakatnya bergantung pada sector pertanian dan perkebunan, infrastruktur menjadi harga mati.

"Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, mewakili masyarakat masyarakat Dharmasraya khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Kami memohon agar rencana pembangunan feeder tol Dharmasraya-Rengat bisa dipercepat pembangunannya," harap Bupati.

Berdasarkan kajian Pea-FS yang dilakukan terlihat bahwa nilai manfaat jalan tol sangat besar sekali. Pada tahun pertama keberadaan tol ini sudah memberikan manfaat sebesar mencapai 1,7 quadrilliun, yang didapat dari saning nilai waktu, biaya operasional keberadaan (BOK) dan pendapatan tol.

Baca juga: Peningkatan Layanan di Masa Nataru, KAI Divre II Sumbar Operasikan Stasiun Kampung Jua

"Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Mochamad Basuki Hadimeljono yang telah menyetujui jalan tol usulan kami sebagai bagian dari rencana pembangunan jalan bebas hambatan dan dimasukan dalam Rencana Umum Jalan Bebas Hambatan," terang Bupati lagi.

Sebagai tindak lanjut dari persetujuan Menteri khususnya yang terkait dengan kesesuaian tata ruang dalam pembangunan jalan tol tersebut. In Shaa Allah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada akhir bulan ini kami bersama dengan DPRD Kabupaten Dharmasraya akan menetapkan peraturan daerah tentang RTRW Kabupaten Dharmasraya tahun 2022-2024 yang sudah memasuki rencana jalan tol tersebut dalam rencana struktur ruang.

"Feeder tol ini tidak hanya untuk Dharmasraya, tapi juga akan sangat berarti bagi 8 Kabupaten di sekitar Dharmasraya. Daerah sekitar yang kami maksud tersebut berada dipersimpangan tiga provinsi. Yakni Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Semua daerah tersebut, 80 persen sumber ekonominya berasal dari perkebunan dan pertanian," tegas Bupati.

Aktivitas perkebunan dan pertanian ini, membutuhkan jalan yang layak agar distribusi hasil panennya bisa efisien dan menjangkau pasar lebih luas. Sehinga Dharmasraya dan daerah sekitarnya tidak tertinggal dan bisa berkompetisi dengan daerah lainnya.

Baca juga: 50 Club Ikut Ramaikan Kejuaraan Futsal Kajari Cup II Pasaman, Bupati Sabar AS Berikan Apresiasi

"Bapak menteri, selain feeder tol kami juga memohon agar jalan lintas sumatera yang berada di Dharmasraya diperlebar dan kalau bisa tentunya rigit beton. Permintaan ini berdasarkan keadaan lapangan. Pertama, kondisi jalan saat ini belum kokoh. Jadi mudah rusak dan menyebabkan harus sering ditambal. Alas an kedua, Dharmasraya menjadi jalur penting dalam transportasi, baik distribusi hasil pertanian dan perkebunan ataupun transportasi penumpang antar provinsi. Selain itu, Darmasraya adalah jalur utama truk pembawa hasil tambang dari Jambi menuju ke Pelabuhan Teluk Bayur di Padang ataupun pelabujan di pantai timur di Riau," beber Bupati lagi.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: