Doni Harsiva Yandra Soroti Ancaman Serius Generasi Muda Sumbar

Jumat, 01 Mei 2026, 16:29 WIB | Ragam | Kota Padang
Doni Harsiva Yandra Soroti Ancaman Serius Generasi Muda Sumbar
Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menegaskan ancaman terhadap generasi muda di Sumatera Barat semakin nyata dan tidak bisa diabaikan. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id-- Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menegaskan ancaman terhadap generasi muda di Sumatera Barat semakin nyata dan tidak bisa diabaikan. Ia menyoroti persoalan narkoba, fenomena sosial termasuk LGBT, serta stunting sebagai isu mendesak yang harus segera ditangani.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat ISIP dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik di DPRD Sumatera Barat, Kamis (30/4/2026).

Tiga Isu Krusial Disorot Mahasiswa

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan kekhawatiran terhadap meningkatnya kasus narkoba, berkembangnya fenomena sosial di tengah masyarakat, serta tingginya angka stunting di Sumatera Barat.

Ketiga persoalan itu dinilai bukan lagi isu biasa, melainkan ancaman serius yang dapat memengaruhi kualitas generasi muda dan masa depan daerah.

"Tak Boleh Ada Pembiaran"

Menanggapi hal tersebut, Doni menegaskan kondisi saat ini sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

"Masalah narkoba, penyimpangan sosial, dan kenakalan remaja ini sudah mengkhawatirkan. Semua pihak harus serius menangani. Tidak boleh ada pembiaran," tegasnya.

Ia juga memastikan akan mendorong pihak terkait untuk bergerak cepat dalam menghadirkan solusi konkret.

"Kita akan dorong agar persoalan ini tidak berlarut dan segera teratasi," tambahnya.

Ancaman Nyata bagi Masa Depan

Menurut Doni, narkoba merupakan ancaman langsung yang dapat merusak masa depan generasi muda. Sementara stunting berdampak pada kualitas kesehatan dan kecerdasan. Adapun fenomena sosial dalam dinamika masyarakat perlu direspons dengan pendekatan edukatif dan preventif.

"Narkoba ini jelas merusak masa depan. Generasi muda harus dilindungi dan dibekali pemahaman yang kuat. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama," ujarnya.

Ia menekankan bahwa masa depan Sumatera Barat sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya saat ini.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: