43 Posko Covid-19 di Payakumbuh Belum Berfungsi Maksimal

PAYAKUMBUH, binews.id - Fungsi Posko Mandiri Covid-19 di 43 kelurahan di Payakumbuh, belum maksimal. Warung kopi di kelurahan setempat masih banyak yang buka hingga larut malam. Di dalam warung tersebut didominasi orang bermain domino atau kartu koa.
Harusnya, pemandangan seperti itu tidak terjadi, jika petugas posko berperan melakukan edukasi dan mengajak pemilik warung ikut berperan serta dalam pencegahan Covid-19.
Baca juga: Proses Evakuasi Korban Erupsi Marapi Sumatera Barat Secara Resmi Dihentikan, Untuk Mendaki Dilarang
Demikian diinformasikan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, kepada awak media ini, pasca rapat evaluasi Gugus Tugas Covid-19 secara virtual atau vidcom, di Balaikota Payakumbuh, Rabu (20/5).
Berdasarkan laporan Kasatpol PP Damkar, Devitra, pihaknya merasa keteter, jika harus menertibkan seluruh warung kopi di kelurahan yang menyediakan tempat bermain domino dan koa. "Impossible, kalau penertiban warung tersebut masih bergantung kepada petugas Satpol PP," ucap Devitra.
Baca juga: Update Erupsi Gunung Marapi: Sudah 23 Ditemukan dan telah Diserahkan kepada Keluarga
Solusinya, ucap walikota, petugas posko mandiri Covid-19 yang ada dikelurahan, diminta walikota ikut berperan, menertibkan warung-warung kopi yang menggelar permainan domino dan koa. Lakukan pendekatan yang baik, agar pemilik warung ikut bertanggung jawab memutus mata rantai Covid-19.
Untuk itu, lurah bersama LPM dan babin kamtibmas, diminta walikota, untuk memberikan dukungan terhadap petugas posko mandiri yang melakukan penertiban terhadap warung kopi dimaksud. Sehingga, sosial dan physical destancing tetap berjalan di kelurahan, ingat Wali Kota.
Baca juga: Wakapolda Sumbar Serahkan jenazah Korban Erupsi Gunung Marapi kepada Keluarganya
Menurut Kasatpol PP Devitra, jika pemilik warung kopi sampai tiga kali ditegur petugas posko mandiri Covid-19 masih ngeyel, tim penertiban Satpol PP siap turun tangan menertibkan warung kopi tersebut, dengan ancaman yang keras, ucap Devitra. (edo)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Menghadiri Seminar Parenting Bersama Wali Murid SDIT An Nadzir Payakumbuh
- Ketua TP-PKK Ummi Harneli: Istri Kepala Daerah Harus Perhatikan Soal Penanganan Stunting
- Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar, Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
- Kelurahan NDB Payakumbuh Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Anak
- Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat, Dinkes Payakumbuh Keluarkan Jadwal per Kelurahan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025