Guru sebagai Orangtua Kedua dalam Era Digital: Peran Penting dalam Melindungi Anak dari Bahaya Internet

Selasa, 07 Maret 2023, 09:00 WIB | Pendidikan | Kota Padang
Guru sebagai Orangtua Kedua dalam Era Digital: Peran Penting dalam Melindungi Anak dari...
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gemala Ranti, dalam acara Bimbingan Teknis Internet Ceria (Cerdas, Empati, Ramah, Inklusif, Aman), di Rocky Hotel, Padang. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Dalam era perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, hampir tidak ada anak yang tidak terpapar digitalisasi terutama melalui gadget ponsel dan internet. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, terdapat dampak negatif yang bisa berdampak buruk bagi perkembangan anak. Oleh karena itu, peran guru sebagai orangtua kedua bagi anak sangat penting dalam mendidik dan melindungi anak dari bahaya internet.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Gemala Ranti, dalam acara Bimbingan Teknis Internet Ceria (Cerdas, Empati, Ramah, Inklusif, Aman), di Rocky Hotel, Padang. Dalam acara tersebut, Dinas P3AP2KB Provinsi Sumbar menilai pentingnya menyuarakan literasi digital kepada masyarakat, khususnya orang tua dan guru dalam rangka melindungi keselamatan anak di ranah daring, terutama dari ancaman kejahatan seksual.

Gemala Ranti menekankan bahwa tanggung jawab perlindungan anak dan tantangan orang tua di era digital sangat berat, dengan kemudahan akses internet pada anak, yang bebas terkoneksi tanpa sekat batas dan aturan. Anak-anak kini lebih pintar dan terampil dalam menggunakan teknologi, namun mereka belum sepenuhnya memahami risiko saat menjelajahi dunia digital. Oleh karena itu, para guru perlu meningkatkan pemahaman mereka tentang bentuk-bentuk kekerasan anak melalui media daring dan dapat melindungi mereka dari bahaya eksploitasi seksual dan kekerasan lainnya di dunia digital.

Pemerintah Provinsi Sumbar telah memulai langkah-langkah kreatif dan inovasi dalam program pemerintah yang berkaitan dengan perlindungan anak di dunia digital melalui hadirnya website Internet Ceria. Website tersebut telah lebih dari satu tahun dikembangkan, bekerjama dengan platform digital peduli anak Fammily. Dengan kolaborasi berbagai elemen, diharapkan anak-anak semakin pintar berinternet dan terlindung dari ancaman dampak negatif dunia digital.

Baca juga: LPSK - Semen Padang Teken MoU Program Perlindungan Saksi Atau Korban Tindak Pidana

Kegiatan Bimbingan Teknis Internet Ceria (Cerdas, Empati, Ramah, Inklusif, Aman) diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari ASN Diskominfo, Guru TK Non-PNS se Kota Padang, dan Forum Anak Kota Padang. Narasumber dari berbagai bidang seperti anggota DPRD Sumbar, akademisi, psikolog klinis, serta konselor turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk membahas upaya pencegahan dan perlindungan anak di dunia digital. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para guru dapat lebih siap dan terampil dalam melindungi anak-anak dari bahaya internet. (bi)

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: