Wakil Bupati Hadiri Sekaligus Membuka Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pasaman
Dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu akselerasi dan perubahan fundamental yang dilakukan dari hulu. kebijakan yang mengatur harus dilakukan mulai pra nikah, kehamilan, masa kehamilan dan masa interval sebagai upaya pencegahan," jelas Ibu Herum, dan Kabupaten Pasaman melalui KUA sudah melaksanakan antisipasi dini yaitu dengan persyaratan Nikah Divaksin sebelum Menikah.
Untuk itu, Herum mengingatkan pentingnya deteksi dini stunting demi memantau tumbuh kembang bayi, bahkan sejak di dalam kandungan.
Penanganan tengkes tidak hanya berfokus pada pengobatan seorang anak saja karena tujuannya lebih luas, yaitu untuk mendukung kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa.
Baca juga: Bupati Solok Jon Firman Pandu Resmi Mulai Labelisasi Rumah Penerima Bansos di Nagari Koto Baru
Terlihat hadir Kepala OPD Kabupaten Pasaman, Tim Kerja TPPS, Camat se-Kabupaten Pasaman, Ketua forum Wali Nagari Kabupaten Pasaman, Ketua TP-PKK Nagari se-Kabupaten Pasaman, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pasaman, Koordinator Lapangan Balai Penyuluh KB se Kabupaten Pasaman.(Fajri)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Sahur Bersama Warga, Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Bedah Rumah di Pasaman
- Safari Ramadhan di Ujung Gading, Wagub Vasko Menyebut Safari Ramadan Momentum Mempererat Silaturahmi
- Berkah Ramadhan, KAI Divre II Sumbar Salurkan TJSL Rp250 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Mursydin Pasaman
- Sekdaprov Sumbar Serahkan Miliaran Rupiah untuk Panti dan Masjid di Pasaman Barat
- Safari Ramadan di Pasaman, Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Rp25 Juta dan Paparkan Program Strategis Sumbar






