UNAND Bertekad Meningkatkan Pelayanan Publik untuk Menuju PTN BH Informatif

PADANG, binews.id -- Universitas Andalas (UNAND) Padang sebagai PTN BH dalam monitoring evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat selama ini belum menunjukan hasil maksimal bahkan tahun 2022 UNAND hanya memperoleh predikat hanya cukup informatif.
Kondisi ini lah yang membuat UNAND berupaya keras untuk meningkatkan peran dan fungsi PPID agar tidak tertinggal dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya dengan menyelenggarakan sharing session Pelayanan Publik untuk Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Universitas Andalas, Jumat (26/5/2023).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor IV Dr. Hefrizal Handra, M.Sc mewakili Rektor UNAND. "Sejak menjadi PTN BH pengelolaan humas dan informasi itu berada dibawah sekretaris kampus, kita berupaya maksimal untuk meningkatkan hal ini," dalam sambutannya.
"Keterbukaan informasi sesuatu yang harus dilaksanakan secara konkrit di Unand dan sayang nya selama ini kita belum mendapat peringkat yang baik atau predikat informatif dan hanya mendapat nilai 68,58 kategori cukup informatif atau nilai C, semoga setelah kegiatan ini kita semua berkomitmen dan bekerja keras untuk meningkatnya," tegas Warek IV
Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
Hadir sebagai pemateri dari Komisi Informasi Pusat, Komisioner bidang PSI Syawaluddin , SH, MH dalam materinya Kebijakan dan implementasi keterbukaan informasi publik di perguruan tinggi. "Keberpihakan dan regulasi serta instruksi keras pimpinan kepada seluruh stakeholder yang terkait dengan pelayanan publik sangat penting," papar Syawal
" Sarana Prasarana, Pelayanan, anggaran, komitmen organisasi dan digitalisasi merupakan beberapa indikator penilaian dalam monitoring dan evaluasi KI Pusat," ulas putra Bangka belitung tersebut.
Sebagai pemateri kedua dari Komisi Informasi Sumbar Tanti Endang Lestari, S.Ip, M.Si menyampaikan Strategi Perguruan Tinggi untuk menjadi badan publik informartif.
"Membedah setiap kuesioner monev dan menerapkan dalam pelayan publik pada peranti PPID sangat penting untuk mencapai predikat informatif," papar Tanti
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
"Sebagai alumni Unand di tiga strata , saya sangat berharap dan bangga serta berupaya membawa Unand informatif," tutup Tanti. (bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Keagamaan
- Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Keagamaan
- UNP Gelar Lokakarya Manajemen Penelitian, Hadirkan Narasumber dari University Malaya
- UNP Gelar Bunkasai XII, Perkenalkan Budaya Jepang Melalui Berbagai Kegiatan
- Efisiensi Anggaran, UNP Pastikan Kualitas Pendidikan Tetap Terjaga dan Tidak Berdampak Pada UKT