10 Tahun Terakhir Sumbar Dinilai Minim Tokoh
JAKARTA, binews.id -- Pengusaha Nasional, Ricky Donals, menyorot pola rekrutmen pemimpin di Sumbar yang sungguh sulit mendapatkan kepala daerah ideal. Justru menurutnya, 10 tahun terakhir Sumbar minim tokoh
"Akibatnya apa? setiap Pilkada, orang yang muncul itu ke itu saja, mana tokoh muda yang mau majunya tidak karena isi tas tapi karena kapabelitas dan elektabilitas murni," ujar Ricky saat berdiskusi dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), yang bertajuk Sumbar Mencari Pemimpin, di Jakarta, Jumat malam (21/2)
Kalau seperti itu kata Dt Paduko Marajo sebenarnya Sumbar punya, tapi sudah langka. "Ada tapi langka, pandangan saya justru Wako Padang Panjang Fadly Amran sangat pas jadi Gubernur Sumbar di revolusi 4.0,"ujar Ricky.
Bahkan Dony Oskaria juga akui kalau Fadly Amran mau dan maju jadi Cagub, melihat ketegasan sikapnya yakni tidak populer dan tidak gila 'piala citra'.
"Fadly Amran sosok muda yang punya sikap dan komit dalam menjalankan porgram pembangunan, sekalipun untuk itu, Fadly harus menerima bully dan kecaman berbagai pihak,"ujar Dony Oskaria.
Tapi Ricky Donals Dt Paduko Marajo menambahkan, Sumbar harus realistis di tengah jadwal singkat Pilkada kini apa boleh buat apa yang ada terpaksa harus dibungkus untuk dipilih masyarakat.
"Pemimpin harus dekat dengan pemerintah pusat dan berani bekerja out of book meski karena itu dibully. Jangan pilih calon yang mampunya andalkan APBD. jangan naif deh, APBD Sumbar sekarang hanya pas untuk gaji saja,"ujar Ricky Donals. (rilis: jps/Melba)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Dorong Penguatan Hilirisasi dan Ketahanan Industri Tambang Nasional di Tengah Tekanan Global
- Stok BBM 21--25 Hari Picu Kekhawatiran, Nevi Zuairina Minta Pemerintah Perjelas Informasi
- Nevi Zuairina Soroti Kesiapan BUMN Transportasi Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
- FWP Sumbar Studi Tiru ke DPRD Banten, Perkuat Sinergi Media dan Legislatif
- Nevi Zuairina: Stop Intimidasi dan Kriminalisasi Pers!






