Wawako Sawahlunto Lantik Saka Yogaswara KPU, Dorong Literasi Demokrasi Generasi Muda
SAWAHLUNTO, binews.id — Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, melantik kepengurusan rintisan Saka Yogaswara KPU Sawahlunto sebagai upaya strategis dalam memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Langkah ini juga menjadi bagian dari dorongan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Pelantikan tersebut merupakan bentuk inovasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menghadirkan ruang edukasi kepemiluan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab tantangan rendahnya pemahaman politik di kalangan generasi muda.
Melalui Saka Yogaswara, KPU berupaya menghadirkan wadah pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan. Harapannya, generasi muda dapat memahami proses demokrasi secara menyeluruh sejak dini.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa Saka Yogaswara harus mampu bergerak secara responsif terhadap dinamika sosial. Ia menekankan pentingnya kegiatan yang relevan dan berdampak nyata bagi peningkatan kesadaran demokrasi.
Baca juga: Mahyeldi Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Memperkuat Ekonomi Daerah
Menurutnya, pemahaman terhadap prinsip, asas, dan regulasi Pemilu harus menjadi fokus utama dalam setiap program yang dijalankan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga agen edukasi di tengah masyarakat.
Jeffry Hibatullah yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Sawahlunto menilai bahwa gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. Hal ini menjadi landasan kuat bagi pengembangan Saka Yogaswara.
Ia menambahkan bahwa berbagai Saka Pramuka yang telah ada di Sawahlunto selama ini menunjukkan kontribusi nyata dalam berbagai bidang. Mulai dari kegiatan edukasi hingga aksi sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Peran tersebut, lanjutnya, menjadi contoh yang baik bagi Saka Yogaswara untuk ikut berkontribusi dalam bidang pendidikan demokrasi. Dengan pendekatan yang kreatif, diharapkan pesan-pesan kepemiluan dapat lebih mudah diterima.
Pembentukan Saka Yogaswara juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam membangun ekosistem literasi demokrasi yang inklusif. Tidak hanya terbatas pada kalangan tertentu, tetapi menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, kehadiran Saka Yogaswara diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kepemiluan. Dengan melibatkan generasi muda, pesan-pesan demokrasi dapat disampaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Wali Kota Sawahlunto Pimpin Rapim Awal 2026, Tekankan Evaluasi Kinerja ASN dan Pembenahan Pelayanan Publik
- Saka Rintisan Yogaswara Resmi Dibentuk, KPU dan Pramuka Sawahlunto Perkuat Pendidikan Demokrasi
- APBD Perubahan Sawahlunto 2025: Pendapatan Turun, Belanja Rutin Naik, Defisit Melebar
- DPRD Kota Sawahlunto Setujui Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Kota Tahun 2025
- Wawako Sawahlunto Sampaikan Nota Pengantar Dua Ranperda Strategis di Paripurna DPRD






