PARIWARA
HARI JADI SUMATERA BARAT KE-78 Momentum untuk Bangkit dan Berbenah Menuju Sumbar Sejahtera
Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya pada Rapat Paripurna tersebut mengucapkan selamat Hari Jadi Sumatera Barat yang ke-78 untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat baik yang berada di ranah ataupun di rantau. Ia berharap dengan memperingati Hari Jadi ini mampu memberikan motivasi yang lebih tinggi kepada semuanya untuk membangun Sumatera Barat menuju masyarakat yang madani dan unggul.
Peringatan hari jadi tahun ini merupakan yang ke-4 sejak ditetapkan pada 2019 lalu. Dua tahun pertama, peringatan hari jadi berlangsung di tengah pandemi COVID-19, sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan. Pada pada 2022 lalu dan 2023 inilah sejumlah kegiatan bisa dilaksanakan dengan melibatkan banyak lapisan masyarakat. Tidak saja di Padang tapi juga membawa suasana peringatan hari jadi Sumatera Barat ini ke kabupaten/kota di Sumatera Barat.
"Semoga ke depan, peringatan hari jadi provinsi kita bisa lebih semarak dan melibatkan lebih banyak masyarakat baik di ranah ataupun di rantau. Semoga peringatan ini bisa menjadi momentum tahunan untuk membangkitkan kesadaran bagi semua masyarakat Sumatera Barat untuk lebih mencintai kampungnya, mencintai budayanya, dan lebih termotivasi untuk membangun Sumatera Barat yang tercinta ini," ucap Mahyeldi
Baca juga: Bupati Dharmasraya Lepas 83 Jamaah Calon Haji ke Tanah Suci
Sesuai dengan Visi Provinsi Sumatera Barat 'Menjadi Provinsi Terkemuka Berbasis Sumber Daya Manusia yang Agamais pada Tahun 2025', banyak upaya telah dilakukan. Sebagai refleksi, Mahyeldi menyampaikan beberapa capaian bersama yang berhasil diraih dalam waktu dekat ini. Seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Barat yang terus mengalami kemajuan, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat.
Di sektor Ekonomi, angka kemiskinan di Sumatera Barat tahun demi tahun terus mengalami penurunan. Pada 2017, penduduk miskin berjumlah 364.510 orang, atau 6,87%. Pada 2020, kemiskinan mampu ditekan hingga ke angka 344.230 jiwa, atau 6,28%. Walau sempat naik kembali pada 2021, tapi pada tahun 2022, angka kemiskinan kembali menurun menjadi 335.210 jiwa atau 5,92%. Begitupun dengan PDRB Per kapita atas harga berlaku Sumatera Barat dalam tiga tahun terakhir (2020-2022) menunjukkan tren peningkatan yang stabil. Selain itu ada beberapa penghargaan yang juga diterima oleh pemerintah daerah dan diapresiasi oleh Pemerintah, baik Presiden langsung maupun dari kementerian atau lembaga.
Di akhir sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi banyaknya keberhasilan yang telah dicapai Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Sumatera Barat selama ini termasuk kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, serta seluruh masyarakat. Keberhasilan yang dicapai tidak akan terwujud tanpa adanya hubungan baik, harmonisasi penyelenggaraan pemerintahan, serta dorongan dan keikutsertaan masyarakat. Ia berharap, hubungan baik ini dapat selalu terjaga sampai kapanpun. (bi/mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kandungan Bakteri Tinggi, Wagub Sumbar Vasko Larang Masyarakat Konsumsi Air dari Sinkhole Limapuluh Kota
- Wako Fadly Amran Imbau Semua Pihak Jaga Kondusifitas Kota Padang
- PT Semen Padang Angkat Pengurus Baru: Pri Gustari Akbar Jadi Dirut, Iskandar Z Lubis Dirkeu, Andria Delfa Dirops
- Nevi Zuairina Laksanakan Serah Terima Simbolis Bantuan TJSL PT Bukit Asam di Agam dan Pasaman Barat
- Sepanjang 2023 Sumatera Barat Meraih Prestasi Luar Biasa: Komitmen, Kerja Keras, dan Peningkatan Terus Berlanjut






