Anggota PPS Kecamatan Situjuah Limo Nagari Dilantik

LIMAPULUH KOTA, binews.id - Setelah penundaan selama tiga bulan akibat pandemi Covid-19, badan Adhoc penyelenggara Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) kembali diaktifkan. Menindaklanjuti hal itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Situjuah Limo Nagari lansung melakukan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang diselenggarakan di aula kantor camat setempat, pada Senin 15/6.
Pelantikan PPS tersebut dilimpahkan oleh Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota Masnijon kepada Ketua PPK pada masing-masing kecamatan, mengingat adanya protokol kesehatan. Meski demikian, kegiatan pelantikan tersebut tetap mentaati protokol kesehatan berupa pakai masker, cuci tangan sebelum masuk ruangan, pakai sarung tangan, tetap menjaga jarak dan cek suhu tubuh dengan mengunakan thermogun.
Ketua PPK Kecamatan Sutujuah Limo Nagari, Andika Oktavera saat membaca sambutan Ketua KPU Kabupeten Limapuluh Kota, mengatakan, dengan telah diundangkannya PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga PKPU 15 tahun 2019 tentang Tahapan Program Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/wakil Walikota dan telah terbitnya Surat Edaran KPU RI Nomor 441 tentang Pengaktifan Kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Tahun 2020.
"Maka itu artinya adalah Badan Adhoc akan diaktifkan kembali untuk melanjutkan tahapan-tahapan yang tertunda," kata dia.
Baca juga: Belum Satupun Calon Perseorangan di Limapuluh Kota yang Menyerahkan Berkas
Sebagai penyelenggara, kata dia, perlu dipahami bersama-sama adalah kita akan melanjutkan tahapan ini di tengah-tengah wabah pandemi covid 19. Kondisi yang tidak seperti biasanya, dimana, setiap kegiatan dan kemana kita membawa masker, tisu, makanan sendiri, perlengkapan ibadah, hand sanitizer, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.
Ia mengingatkan, sebagai penyelenggara mestinya mengerjakan tahapan ini dengan berlari, tidak ada lagi waktu untuk berlajar, di hadapan kita pekerjaan sangat berat dan banyak sekali.
Beberapa kegiatan yang akan dikerjakan dalam waktu dekat adalah Verifikasi faktual calon perseorangan dan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau Pantarlih beserta dengan bimbingan teknisnya. Selanjutnya, mensosialisasi pemilihan serentak ini kepada masyarakat, agar pada tanggal 9 Desember tahun 2020 partispasi masyarakat meningkat.
"Banyak lagi pekerjaan yang mendesak untuk kita tuntaskan, dan itu akan kita kerjakan dalam kondisi di tengah-tengah wabah ini," katanya.
Menurutnya, Badan adhoc adalah kunci sukses atau tidaknya sebuah pemilihan. Oleh karena dipesankan kepada bapak ibu semua yang telah dilantik hari ini agar menjaga integritas dan independensinya sebagai penyelenggara pemilu serta jangan memihak atau menunjukan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon.
Kepada anggota PPS yang dilantik juga diminta agar segera melakukan koordinasi dan menjalin silaturrahmi dengan pemerintahan nagari, yang salah satu outputnya adalah dalam bekerja nanti, akan dibantu oleh sektariat PPS yang berasal dari pegawai/ Perangkat Nagari.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Anggota DPRD Sumbar Irsyad Safar Serap Aspirasi Masyarakat dalam Reses di Lima Puluh Kota
- Nevi Zuairina Mengunjungi Jorong Kociak, Nagari Situjuah Gadang dalam Rangka Temu Pemilih
- Hj. Nevi Zuairina Lakukan Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses ke Nagari Lubuk Batingkok Lima Puluh Kota
- UMKM Payakumbuh Mohon Bantuan Akses Perbankan pada Ketua DPRD Sumbar
- Reses ke Nagari Mungo, Ketua DPRD Sumbar Supardi Terima Keluhan Petani Ikan Kekurangan Air