Buka Rakerda Gerakan Pramuka Sumbar, Wagub Audy: Dibutuhkan Terobosan Baru dalam Rangka Peningkatan Kinerja Organisasi
PADANG, binews.id -- Wakil Gubernur Sumbar yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatra Barat (Sumbar), Audy Joinaldy resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat Tahun 2024, di Kota Padang, Senin (4/3/2024).
Audy Joinaldy dalam sambutannya menuturkan, berkembangnya berbagai masalah dan tantangan baru dalam organisasi, akan selalu diikuti dengan adanya keharusan untuk melakukan berbagai penyempurnaan terhadap kebijakan organisasi.
"Terkadang kita memang perlu melakukan revisi dan penyesuaian-penyesuaian terhadap program kerja, penyesuaian garis kebijakan organisasi, serta dimungkinkan pula melakukan berbagai terobosan-terobosan baru dalam rangka peningkatan kinerja organisasi. semua hal ini merupakan konsekuensi logis," ujar dia.
Pelaksanaan Rakerda ini dilaksanakan setelah Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka yang digelar awal Desember 2023 lalu di Provinsi Aceh. Pada Rakerda Gerakan Pramuka Sumbar kali ini akan dihasilkan rumusan-rumusan kebijaksanaan yang berorientasi kepada internal dan eksternal organisasi.
Baca juga: Temu Kepala KPPG Sumbar Riau Kepri, BGN Disarankan Sidak seluruh Dapur SPPG
"Dari evaluasi itu pula, kita dapat merumuskan penyempurnaan program kerja dan kebijaksanaan organisasi," ungkap Audy.
Audy juga menyampaikan beberapa hal kiranya dapat diperankan oleh Gerakan Pramuka Sumbar. Pertama, mencermati keberlangsungan proses sosialisasi dalam keseharian masyarakat saat ini, bahwa sangat terbatas pemahaman sebagian orang terhadap nilai-nilai luhur dan kepribadian masyarakat itu sendiri, sehingga persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan bermunculan silih berganti.
"Fenomena ini adalah merupakan tantangan bagi kita semua untuk menemukan jawaban yang tepat," ujar Audy.
Persoalan kedua, adalah pengelolaan suatu organisasi tidak terlepas dari persoalan pendanaan yang menyertainya. Sebagai organisasi yang besar sudah seyogyanya Gerakan Pramuka melepaskan sedikit demi sedikit ketergantungan pendanaan dari pemerintah.
Baca juga: Pemprov Sumbar Siapkan Langkah Strategis Percepat Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana
"Hal ini perlu ditegaskan sehubungan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, salah satu upaya yang perlu kita lakukan adalah Gerakan Pramuka dimungkinkan untuk membangun unit-unit usaha bersama, dengan memanfaatkan potensi yang ada sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada. Sehingga dengan demikian akan menambah sumber pendapatan Gerakan Pramuka ke depan," tutup Audy. (bi/rel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wagub Vasko Menerima Penghargaan Dalam Ajang Parlemen Jurnalis Awards 2026
- PT Semen Padang Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Warga Koto Lua, Wujud Nyata Kepedulian Sosial Perusahaan
- Harapan Baru dari Limau Manis: Mulyadi Terima Kunci Rumah Usai 15 Tahun Tinggal di Pondok Sawah
- Perkuat Struktur Organisasi, Rektor Lantik Sejumlah Pimpinan Baru UNP
- Tekan Pengangguran, Padang Buka Peluang Kerja Lulusan ke Jepang






