CoE Tanah Datar di Launching, Bupati Eka Putra: Ada 70 Event Wisata selama 171 Hari Pelaksanaan

Diungkapkan Bupati lagi, Festival Pesona Minangkabau (FPM) kembali masuk dalam Kharisma Event Nasional (KEN) dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
"FPM rutin masuk 100 KEN semenjak 2017 lalu, dan tahun 2024 ini kembali masuk bersama 5 kabupaten dan kota lainnya di Sumbar. Insya Allah FPM akan di gelar pada 5 sampai 8 Desember 2024," terangnya.
Berbagai kelebihan dan anugerah keindahan alam yang dimiliki Tanah Datar, tambah Bupati, akan dipadukan dengan keunikan adat dan budaya serta peninggalan sejarah masa lalu.
Baca juga: Dukung program UHC, Dinas Dukcapil Tanah Datar dorong penduduk 16 tahun keatas segera rekam KTP-EL
"Dengan kembali dilestarikan adat dan budaya dalam masyarakat, ke depan diharapkan generasi muda Tanah Datar bahkan Sumbar umumnya, kembali mengenal kebiasaan masyarakat yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti prosesi turun mandi, ma anta marapulai dan banyak lainnya," sampai Eka Putra.
Terakhir, Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan undangan yang telah mendukung dan menghadiri launching CoE 2024 dan juga pelaksanaan Program Satu Nagari Satu Event.
"Terima kasih atas dukungan semua pihak, mari kita sukseskan dan tingkatkan pariwisata Tanah Datar, mari datang dan menginap di Tanah Datar Autenthic Minangkabau," tukasnya.
Sebelumnya Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Riswandi menyampaikan, pelaksanaan launching rencananya di gelar di Pantai Padang, namun karena melihat cuaca maka dilaksanakan di Pangeran Beach Hotel.
"Sengaja kita gelar di Padang, dengan harapan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dan wisatawan ke Tanah Datar," sampainya.
Diharapkan dia dengan launchingnya CoE mampu memaksimalkan potensi pariwisata baik itu wisata alam, adat dan budaya di Tanah Datar.
"CoE memuat berbagai event unggulan di Tanah Datar, sehingga diharapkan mampu memaksimalkan dan meningkatkan peran serta masyarakat di sektor pariwisata, terutama dalam melestarikan adat dan budaya serta ekonomi kreatif sesuai potensi di daerah masing-masing," sampainya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Bersama PLN dan BINDA Sumbar, Gubernur Mahyeldi Resmikan Penyalaan Listrik Gratis bagi Masyarakat Tanjung Barulak
- Dorong Pariwisata, Pemprov Sumbar Manfaatkan Atraksi Budaya dan Rute Langsung Malaysia-Padang
- Rencana Pembangunan Multi Hazard EWS, Direktur ICL Kunjungi Tanah Datar
- Launching Kaba Cubadak, Bupati Eka Putra: Ini Wadah Untuk Menyampaikan Informasi
- Dinas Kominfo Teken Kerja Sama dengan Kejari Tanah Datar