Kabiro Adpim Sumbar Angkat Bicara soal Kemacetan Viral di Jalur Lintas Sumatera
PADANG, binews.id -- Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat (Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar) Mursalim berikan penjelasan tentang fakta sesungguhnya dari video kemacetan kendaraan di Lintas Sumatera yang viral sejak 2 hari terakhir di berbagai platform media sosial.
Mursalim mengatakan, itu memang benar pesta pernikahan anaknya Gubernur Sumbar yang berlangsung di rumah pengantin perempuan. Namun ia membantah, adanya tudingan yang menyebut jalan raya sengaja ditutup untuk penyelenggaraan acara tersebut.
Baca juga: Mulai 13 Maret, Truk Tiga Sumbu Dibatasi Melintas di Jalur Utama Sumatera Barat
Kemacetan itu terjadi disebabkan oleh penumpukan kendaraan tamu yang datang secara bersamaan, artinya itu bukanlah sebuah kesengajaan. Sebenarnya, langkah antisipatif untuk tidak mengganggu arus lalu lintas sudah dilakukan pihak tuan rumah, itu ditandai dari tidak adanya kontruksi tenda pesta yang memakan bahu jalan.
"Saya ada di lokasi, tidak ada jalan yang ditutup. Video yang beredar itu adalah suasana ketika rombongan Gubernur Sumbar dan Bupati Sijunjung serta Wabup Solok yang datang secara bersamaan. Akibatnya, jalan di sekitar lokasi menjadi krodit," jelas Mursalim di Padang, Minggu (13/4/2025).
Baca juga: Mudik Lebaran 2026 di Tengah Keterbatasan Jalur, Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus
Ia kemudian mengungkap, tidak berselang lama setelah itu lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal dan lancar. Sebab, dilokasi tersebut sudah ada petugas Dishub, Pol PP dan Polisi yang melakukan pengaturan.
Halaman:
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Lepas Jemaah Kloter 07, Kemenag Sumbar Tegaskan Dukungan Penuh Penyelenggaraan Haji 2026
- Kehadiran Wako Fadly Amran Warnai Raker IKTD Sumbar
- Kunjungan Menteri Pariwisata ke Sumbar, Dorong Pengembangan Mentawai hingga Wisata Gastronomi
- Hari Otonomi Daerah Provinsi, Mahyeldi Tekankan Daerah Harus Inovatif dan Mandiri
- Ditjen Dukcapil Kemendagri tunjuk Kota Padang jadi Pilot Project Program Digitalisasi Bansos






