Bawaslu Sumbar Gandeng Forum Jurnalis Perempuan, Wujudkan Pengawasan Partisipatif Berkualitas
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Bawaslu Sumbar dan FJPI. Menurutnya, pengawasan partisipatif yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam menegakkan demokrasi di Indonesia.
"Bersama Bawaslu dan FJPI Sumbar, mari kita wujudkan pengawasan partisipatif yang berkualitas untuk memperkuat demokrasi di tanah air," pungkas Rahmat Bagja.

Nita Indrawati, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Barat, menjelaskan bahwa FJPI merupakan wadah yang menghimpun para jurnalis perempuan dari berbagai media di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. FJPI Sumbar ini resmi dibentuk pada tahun 2018 dengan tujuan memperkuat peran perempuan dalam dunia jurnalistik, serta mendorong terciptanya ruang kerja yang setara, profesional, dan berperspektif gender.
Baca juga: Dari Visitasi KISB, Bawaslu Kaya Inovasi untuk Awasi Pemilu
Sejak awal pendiriannya, FJPI Sumatera Barat telah melaksanakan berbagai program strategis yang berfokus pada edukasi, penguatan kapasitas, dan advokasi. Beberapa di antaranya adalah program FJPI Goes to School, yang bertujuan mengenalkan dunia jurnalistik kepada pelajar, dan bahkan ke kampus kampus, serta pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan dengan dukungan dari ABC News Australia, sebagai bagian dari pengembangan kapasitas anggota dan peningkatan kualitas pemberitaan.
Nita menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara FJPI Sumbar dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperluas peran jurnalis perempuan dalam ranah demokrasi, khususnya dalam pengawasan dan edukasi pemilu.
"Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjalankan program-program yang menyasar masyarakat secara langsung, seperti sosialisasi terkait pemilu yang jujur, adil, dan inklusif. Jurnalis perempuan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berpihak pada kepentingan publik," ujar Nita.
Ia menambahkan, FJPI Sumatera Barat berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pengawas, maupun masyarakat sipil, guna menciptakan iklim informasi yang sehat dan memberdayakan.
Fjpi Sumbar dihadiri oleh Yunisma (Harian Singgalang), Melba (Binews.id), Melani (Antara Sumbar), Melati (RRI), Nova Anggraini (Haluan.com), Fitria (Klik Positif), dan Nila.(mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027 di Tengah Tekanan Anggaran dan Beban Pascabencana
- DPRD Sumbar Soroti Isu LGBT, Tekankan Penguatan Nilai Adat dan Regulasi
- Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Setujui LKPJ Wali Kota 2025
- Evi Yandri Rajo Budiman Dukung Program PJKIP Kota Padang, Siap Perjuangkan di APBD
- Penguatan Peran Tim Ahli Jadi Kunci Optimalkan Kinerja DPRD Sumbar






