Wako Hendri Arnis Telusuri Warisan Sang Pionir Pendidikan Perempuan di Museum Rahmah El Yunusiyyah

Senin, 10 November 2025, 18:09 WIB | Pemerintahan | Kota Padang Panjang
Wako Hendri Arnis Telusuri Warisan Sang Pionir Pendidikan Perempuan di Museum Rahmah El...
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, melakukan kunjungan khusus ke Museum Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah yang berada di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG PANJANG, binews.id -- Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, melakukan kunjungan khusus ke Museum Pahlawan Nasional Rahmah El Yunusiyyah yang berada di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat. Museum yang berdampingan dengan Perguruan Diniyyah Puteri itu kembali menjadi sorotan setelah Rahmah resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 November 2025.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Wako Hendri untuk menelusuri rekam jejak perjuangan tokoh besar pendidik perempuan itu. Rumah tua yang kini difungsikan sebagai museum tersebut menyimpan kisah panjang perjalanan Bunda Rahmah dalam memajukan pendidikan perempuan dan memperjuangkan kemerdekaan.

Di dalam museum, tersusun rapi foto-foto masa muda Rahmah, dokumentasi pendirian Diniyyah Puteri pada 1923, serta arsip perkembangan lembaga pendidikan tersebut. Beberapa peninggalan pribadi seperti buku-buku lama dan mesin jahit yang dahulu digunakannya ikut dipamerkan sebagai simbol kesederhanaan dan kegigihan.

Ruangan lainnya memuat rekam jejak dakwah, daftar pimpinan Diniyyah Puteri dari masa ke masa, hingga data lulusan angkatan pertama. Biografi lengkap dan silsilah keluarga pun tersaji untuk memperkaya wawasan pengunjung.

Museum ini juga menampilkan pesan-pesan dari tokoh nasional seperti Buya Hamka, Mohammad Hatta, dan Mohammad Natsir, yang memberikan gambaran luas tentang pengaruh besar Rahmah di kancah pendidikan dan perjuangan bangsa.

Dalam kunjungannya, Wako Hendri turut didampingi Fauziah Fauzan El Muhammady, salah seorang ahli waris sekaligus Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Keduanya menelusuri ruang demi ruang sembari mengenang kiprah sang tokoh.

Wako Hendri menyebut, kunjungan ini menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah untuk merawat sejarah dan menghargai jasa para pahlawan. "Rahmah El Yunusiyyah adalah inspirasi bagi generasi masa kini. Beliau membuktikan bahwa perempuan adalah pilar kemajuan bangsa dan pemimpin umat," ungkapnya.

Fauziah menambahkan bahwa Rahmah merupakan pendiri pesantren puteri pertama di Indonesia, dengan murid pertama Bunda Rasuna Said yang juga telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, visi besar Rahmah telah melampaui zamannya.

Ia menjelaskan, perjuangan Rahmah tidak hanya di bidang pendidikan. Sang tokoh turut merintis terbentuknya pasukan rakyat di wilayah Padang Panjang dan sekitarnya, yang kemudian berperan sebagai cikal bakal lahirnya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Fauziah berharap keteladanan Bunda Rahmah dapat terus menginspirasi generasi muda, terutama perempuan, untuk berani melahirkan gagasan besar dan menjadi agen perubahan di masa depan.

Kunjungan Wako Hendri kemudian ditutup dengan peninjauan koleksi terakhir museum sebelum meninggalkan lokasi. Meski langkahnya beranjak pergi, jejak perjuangan Rahmah El Yunusiyyah tetap hidup sebagai sumber inspirasi yang tak pernah padam.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: